catatanlepas.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color
Home Komputer Aplikasi Linux Konfigurasi rsh di Centos 5

Konfigurasi rsh di Centos 5

Email Cetak PDF

I. Pendahuluan

Operasi sistem Linux banyak menyediakan utiliti untuk meremote client yang juga berbasis linux. Utiliti-utiliti yang sering dipergunakan adalah telnet, ssh dan rsh. rsh atau remote shell merupakan salah satu utiliti alternatif untuk remote klien dimana rsh tidak seperti utiliti remote yang lain tidak perlu menggunakan password untuk masuk ke server klien. Maka dari itu, penggunaan rsh sangat jarang diterapkan karena jika orang lain mengetahui bahwa sebuah sistem menggunakan rsh maka orang tersebut bisa langsung meremote klien tanpa harus menggunakan password. Jika memang sistem kita menggunakan rsh maka sikap hati-hati sangat mutlak diperlukan untuk menjaga agar tidak ada orang lain yang menggunakannya. Di dalam tutorial ini akan dijelaskan tentang cara konfigurasi rsh di centos 5.

II. Langkah-langkah

Untuk mengikuti tutorial ini, diharapkan pembaca sudah mempunyai 2 buah mesin linux atau setidaknya menggunakan vmware. Penulis menggunakan 2 buah mesin linux yaitu mesin yang mempunyai IP 192.168.1.2 dengan hostname centos52 dan OS Centos 5.2 dan IP 192.168.1.3 dengan hostname centos53 dan OS Centos 5.3. Di bawah ini adalah langkah-langkah untuk mengkonfigurasi rsh di centos 5 dan perlu diingat bahwa langkah-langkah tersebut harus diterapkan di kedua mesin linux.

1. Cek Paket
Ceklah di dalam sistem apakah di dalam sistem sudah ada paket-paket rsh dengan cara:
# rpm -qa | grep rsh


Kalau di dalam sistem tidak ada, dan sistem kita terhubung dengan internet gunakan perintah berikut untuk mendownload paket tersebut ke dalam sistem:
# yum install rsh*

2. Konfigurasi File Hosts
Langkah selanjutnya yaitu kita mengkonfigurasi file hosts yang berada di direktori /etc. File ini berisi nama dari node atau PC yang akan digunakan.
# vi /etc/hosts
Isi file tersebut adalah IP dan nama komputer. Di dalam kedua mesin penulis, penulis mengisinya sebagai berikut:

192.168.1.2     pc1
192.168.1.3     centos53

3. Konfigurasi File .rhosts
Setelah itu, kita membuat file .rhosts di direktori /root. File ini berisi nama mesin yang akan menggunakan rsh.
 # vi /root/.rhosts
Dan penulis mengisi file tersebut sebagai berikut:
pc1
centos53

4. Mengubah File Di Direktori xinetd.d
Setelah itu, kita akan mengkonfigurasi 2 file yang ada di direktori /etc/xinetd.d. File-file tersebut adalah file rsh dan rlogin. Namun sebelum merubah biasakan terlebih dahulu untuk membackup file-file yang akan dieksekusi sehingga jika terjadi kesalahan dalam konfigurasi bisa mudah meroll-back.
# cd /etc/xinetd.d
# cp rsh rsh.ori
# cp rlogin rlogin.ori
Jika sudah membackup, saatnya kita mengkonfigurasi kedua file tersebut. Buka kedua file tersebut lalu cari kata disable dan rubah dari yes menjadi no. Sehingga kedua file tersebut akan mempunyai nilai disable menjadi no.
 disable = no

5. Konfigurasi File hosts.equiv
Setelah itu, kita akan mengkonfigurasi file hosts.equiv di direktori /etc. File ini digunakan untuk user mana saja yang akan dibolehkan untuk mengakses PC. Di file tersebut, penulis mengisinya sebagai berikut:
pc1        root
centos53   root

6. Konfigurasi File Securetty
Kemudian, kita akan mengkonfigurasi file securetty di direktori /etc. Di file tersebut tambahkan kata rsh.

7. Konfigurasi Di Direktori pam.d
Setelah itu, kita akan mengkonfigurasi 3 buah file di direktori pam.d. Ada 3 buah file yang akan dikonfigurasi yaitu file rexec, rlogin, dan rsh. Namun sebelumnya backup dahulu ketiga file tersebut.
# cd /etc/pam.d
# cp rexec rexec.ori
# cp rlogin rlogin.ori
# cp rsh rsh.ori
Kemudian konfigurasi file rexec sebagai berikut:
[root@Centos52 ~]# cat /etc/pam.d/rexec
#%PAM-1.0
# For root login to succeed here with pam_securetty, "rexec" must be
# listed in /etc/securetty.
auth       required     pam_nologin.so
#auth       required     pam_securetty.so
auth       required     pam_env.so
auth       include      system-auth
account    include      system-auth
session    optional     pam_keyinit.so    force revoke
session    include      system-auth
Konfigurasi file rlogin sebagai berikut:
[root@Centos52 ~]# cat /etc/pam.d/rlogin
#%PAM-1.0
# For root login to succeed here with pam_securetty, "rlogin" must be
# listed in /etc/securetty.
#auth       required     pam_nologin.so
#auth       required     pam_securetty.so
auth       required     pam_env.so auth       sufficient   pam_rhosts_auth.so auth       include      system-auth account    include      system-auth password   include      system-auth session    optional     pam_keyinit.so    force revoke session    include      system-auth

Konfigurasi file rsh sebagai berikut:
[root@Centos52 ~]# cat /etc/pam.d/rsh
#%PAM-1.0
# For root login to succeed here with pam_securetty, "rsh" must be
# listed in /etc/securetty.
auth       required     pam_nologin.so
#auth       required     pam_securetty.so
auth       required     pam_env.so
#auth       required     pam_rhosts_auth.so
account    include      system-auth
session    optional     pam_keyinit.so    force revoke
session    include      system-auth

Jika semua selesai dikonfigurasi maka restart service rsh dengan cara:
 # service xinetd restart
Jika sudah direstart, sekarang coba tes remote klient centos53 dari pc1 dengan cara:
 # rsh centos53
Jika  berhasil, maka akan terlihat tampilan sebagai berikut:


Begitu juga, tes remote klien pc1 dari centos53 dengan cara:
# rsh pc1
Jika  berhasil, maka akan terlihat tampilan sebagai berikut:


Dengan demikian, aplikasi rsh sudah diterapkan di sistem kita.

Jika kita ingin menggunakan rsh untuk mengakses seorang user, gunakan format berikut:
# rsh -l nama_user alamat_ip
Misalnya nama user yang ingin diakses adalah arief, maka kita bisa menulisnya sebagai berikut:

# rsh -l arief 192.168.1.3
 
Masukkan password user arief. Namun jika kita ingin tidak mau repot untuk memasukkan password user, maka di file /etc/hosts.equiv kita tambahkan skrip sebagai berikut:
pc1                  arief
centos53         arief

III. Troubleshooting

Ketika kita mau menggunakan aplikasi rsh, tiba-tiba ada tulisan berikut:
trying normal rlgin (/usr/bin/rlogin)
centos53: No route to host


Maka ceklah firewall dan Selinux di klien tersebut.  Jika memang dinyalakan firewallnya, matikan firewall tersebut atau kalau tidak buka port 543 di firewallnya. Kemudian, matikan SELinuxnya.

Referensi

http://thyspir.wordpress.com/
 

24 Ramadhan 1430 H
14 September 2009 M

+ 2
+ 2
Comments
Add New Search
fadli   |123.108.103.xxx |2009-12-18 16:48:39
{
mas...artikelnya bagus bangeeeeeeet ;

:wq
catatan   |SAdministrator |2009-12-21 11:17:39
Terima kasih dan semoga bermanfaat
thyspir  - SAlam     |125.164.200.xxx |2010-05-22 10:19:26
SAlam kenal y..
Makasih sdh berkunjung ke blogq
catatan   |SAdministrator |2010-05-24 08:26:21
Salam Kenal Juga Mas thyspir,
Blognya bagus mas.
Mungkin saya akan mengambil beberapa artikel dari blog mas untuk situs ini dan tenang aja, saya pasti akan memberikan link ke blog mas dimana saya mengambil artikel tersebut.
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 24 September 2009 02:47 )  

Tanggal dan Jam


Ulti Clocks content

Browse this website in:


Mutiara Hari Ini

Ketika saya menulis saya yakin; Bahwa tanganku akan binasa sedang tulisanku kekal; Dan saya tahu bahwa Alloh pasti akan menanyaiku; Aduhai, apakah nanti jawabnya (Syair Arab)

Poling

Apakah artikel-artikel di situs ini bermanfaat untuk anda?

(283 votes)

7.8%
92.2%

Waktu Shalat