catatanlepas.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color
Home Komputer Aplikasi Linux Instalasi dan Konfigurasi Samba di Centos 5

Instalasi dan Konfigurasi Samba di Centos 5

Email Cetak PDF

I. Pendahuluan

Pada tutorial sebelumnya kita sudah mengetahui tentang bagaimana mengakses data sharing antar sesama linux. Namun, kita harus menyadari bahwa tidak semua user mempunyai linux sebagai operating sistem pada komputernya. Kebanyakan dari mereka masih menggunakan windows sebagai operating sistem pada komputer mereka. Sekarang timbul pertanyaan, bagaimana cara agar user linux dapat mengakses data dari windows atau sebaliknya? Tutorial kali ini kita akan menggunakan program samba sebagai jembatan penghubung untuk mengakses data antara windows dan linux. Penulis menggunakan Centos 5.2 sebagai Operating sistem linux dan dijadikan sebagai server samba.

II. Samba

Andrew tridgell merupakan orang yang pertama kali membuat program samba dan selanjutnya dikembangkan oleh team samba. Kata samba diambil dari sebuah nama tarian yang terkenal dari Brazil. Samba merupakan kumpulan perangkat lunak untuk menyediakan layanan sistem file Microsoft dari server file Linux (Unix umumnya). Samba mengimplementasikan protokol SMB (atau CIFS) milik Microsoft untuk mengatur penggunaan file dan printer secara bersama. SMB itu sendiri merupakan protokol yang dikembangkan oleh Microsoft dan Intel untuk melakukan penggunaan bersama sumber daya dalam sistem jaringan. Dengan program samba, file yang ada pada sistem linux dapat diakses dari sistem Microsoft begitu juga sebaliknya, file yang ada pada sistem Microsft dapat diakes dari sistem Linux.

III. Konfigurasi Samba

1. Cek paket
Ceklah apakah di dalam sistem kita dengan menggunakan perintah:
# rpm -qa | grep samba 

 
Jika di dalam sistem kita tidak ada paket samba, installah paket-paket samba dengan menggunakan perintah:
# yum install samba*

2. Backup file samba
Masuklah ke direktori samba dengan menggunakan perintah:
# cd /etc/samba
# cp smb.conf smb.conf.ori

3. Konfigurasi file samba
Ada banyak variasi yang bisa dilakukan oleh samba dan hal itu tergantung dari masing-masing kebijakan kantor. Namun di bawah ini, penulis mengkonfigurasi file samba yang sesuai dengan kebutuhan penulis. Dan perlu diketahui bahwa penulis menggunakan server samba pada jaringan 192.168.1.0/24 dimana IP 192.168.1.1 sebagai klien samba dengan OS windows dan IP 192.168.1.2 sebagai server samba denagn OS linux. Berikut adalah perintah untuk mengkonfigurasi file samba:
# vi smb.conf
Pada file smb.conf, penulis menggunakan konfigurasi sebagai berikut:

# == Global Settings ==
[global]
# -- Network Related Options --
        workgroup = WORKGROUP
        server string = Samba Server 
        netbios name = Samba
        interfaces = lo eth0
        hosts allow = 127. 192.168.1.
# -- Logging Options --
        log file = /var/log/samba/%m.log
        max log size = 5000
# -- Standalone Server Options --
        security = share
        passdb backend = tdbsam
# -- Domain Controller Options --
        domain master = yes
        domain logos = no

# -- Browser Control Options --
        os level = 33
        preferred master = yes
# -- Name Resolution --
        wins support = yes
# -- Printing Options --
        load printers = yes
        cups options = raw

# == Share Definitions ==
[homes]
        comment = Home Directories
        browseable = no
        writable = yes
;       valid users = %S
;       valid users = MYDOMAIN\%S
[boy]
        comment = Boy Directories
        path = /home/boy
        browseable = yes
        writable = yes
        valid users = boy
[printers]
        comment = All Printers
        path = /var/spool/samba
        browseable = no
        guest ok = no
        writable = no
        printable = yes

Penjelasan:
Workgroup: Menentukan nama identitas workgroup atau domain dan tidak dibedakan apakah itu huruf besar atau kecil. Biasanya, Windows menggunakan nama Workgroup sebagai domain sehingga harus disesuaikan oleh file samba.

Server string: Menetukan isi pesan yang ditampilkan pada saat klien pada saat berhasil login dalam domain.

netbios name: Menentukan nama yang dipakai server SMB dalam jaringan. Nama yang dipakai tidak boleh melebihi 16 karakter dan tidak boleh ada karakter spasi serta tidak mempedulikan apakah itu huruf besar atau kecil.

interfaces: Menentukan interface mana yang akan digunakan oleh server samba

host allow: Menentukan alamat IP host yang diperbolehkan mengakses server SMB

log file: Menentukan direktori untuk log samba

max log size: Menentukan ukuran maksimal ukuran log yang seharusnya dapat dicapai

security: menentukan level keamanan server SMB yang juga menentukan  bagaimana cara server SMB menanggapi permintaan klien. Ada 3 level yaitu:
a. share: klien SMB tidak perlu melakukan login sebelum menggunakan sumber daya jaringan. Autentifikasi password diperlukan pada saat user berusaha menggunakan sumber daya jaringan.
b. user: klien SMB harus melakukan login supaya dapat menggunakan sumber daya jaringan.
c. server: server SMB menggunakan server SMB lain untuk melakukan validasi klien SMB dan klien SMB harus melakukan login supaya dapat menggunakan sumber daya jaringan. Pada level ini, diperlukan pengaturan nama NETBIOS server password untuk autentifikasi (password server = nama_netbios)

passdb backend: informasi tentang user disimpan di dalam file ini

domain master: Menentukan apakah server SMB dapat berfungsi sebagai browser master domain. Supaya dapat berfungsi sebagai server domain, server SMB harus dapat berfungsi sebagai browser master domain

domain logos: Menentukan apaka server SMB dapat berfungsi sebagai server logon domain untuk klien Windows 95 atau PDC (primary Domain Controller) bagi Windows NT dan windows 2000.

preferred master: Menentukan supaya server SMB dapat memaksa browser lokal pada startup dan memberi kesempatan lebih tinggi untuk memenangkan persaingan pemilihan server domain.

wins support: Menentukan apakah server SMB dapat berfungsi sebagai server WINS

load printers: Membiarkan kita me-load daftar printer-printer secara otomatis dibandingkan menyetting printer-printer tersebut secara sendiri-sendiri

cups options: Mengijinkan kita untuk masuk ke option cup, misalnya memilih raw  yang akan mengijinkan kita  menggunakan driver-driver di klien windows

comment: Menentukan teks yang akan terlihat oleh klien pada saat login

browseable: Menentukan akses browse bagi user lain

writable: menentukan akses tulis pada masing-masing user

4. Cek Konfigurasi File samba
Sebelum menjalankan server samba, sebaiknya diperiksa terlebih dahulu apakah file smb.conf sudah dituliskan secara betul atau tidak. Gunakan perintah berikut dan perhatikan hasilnya:


5. Menyalakan Server SMB
Untuk menjalankan server SMB, harus dijalankan dua daemon yaitu daemon smbd dan nmbd. Daemon smbd yaitu daemon server yang menyediakan layanan share file dan share printer untuk klien smb serta dapat melayani klien Windows 9x, ME, 2000, OS/2, DAVE Macintosh dan smbfs linux. Daemon nmbd yaitu daemon server yang digunakan untuk permintaan layanan nama NetBIOS bagi klien SMB dan dapat mengerti serta dapat menjawab permintaan layanan nama NETBIOS melalui IP. Daemon ini juga dapat digunakan sebagai server WINS yang akan melakukan penciptaan database dari permintaan registrasi nama yang diterima dan menjawab semua query dari klien SMB untuk nama tersebut. Dan juga untuk meneruskan query broadcast dari klien yang tidak memahami bagaimana cara berhubungan antara server WINS dengan suatu server Windows. Untuk menjalankan keduanya, gunakan perintah:
# service smb start

6. Membuat Password user Samba
Sesudah mensetting konfigurasi di file smb.conf, maka kita harus membuat password samba untuk user. Di konfigurasi di atas sudah dibuat contoh user boy yang dimasukkan ke dalam file smb.conf. Namun hal itu tidak berarti apa-apa jika kita belum membuat password samba untuk mereka. Format password samba adalah sebagai berikut:
# smbpasswd -a nama_user
Kalau menggunakan contoh diatas, maka format tersebut akan berubah menjadi:
# smbpasswd -a boy
Dan perlu diketahui bahwa password user samba bisa berbeda dengan password login user. Kalau sudah berhasil membuat password, maka cobalah di windows pada bagian address ketik:
\\192.168.1.2


Maka folder boy akan tampak. Double klik folder salah satu dari mereka, maka kita akan disodori password untuk mengakses ke folder tersebut. Jika sesudah mengetik \\192.168.1.2 tidak ada folder-folder mereka maka cobalah restart samba dengan perintah:
# service smb restart
Sekarang cobalah membuat user baru misal bernama joko dan tambahkan di file smb.conf konfigurasi seperti konfigurasi pada boy atau bisa berkreasi sesuai kehendak kita agar kita lebih paham. Sesudah selesai, buatlah password samba untuk joko dan restart samba maka lihat apa yang akan terjadi. Dan perlu diingat, bahwa jika kita merubah sesuatu di file smb.conf atau di sistem samba, maka kita harus selalu merestart service samba.

7. Tes di Linux
Kalau samba sudah berhasil berjalan dan kita ingin mengakses file di windows dari sistem linux, maka ketikkan pada bagian Location atau address:
smb://192.168.1.1
Dan folder-folder yang sudah diijinkan di sharing akan terlihat disana.

8. Utiliti Samba
Samba mempunyai utiliti-utiliti yang dapat digunakan klien untuk mengakses server SMB diantaranya adalah utiliti smbclient. Utiliti ini digunakan untuk berhubungan dengan server SMB dan dapat memberikan informasi tentang server SMB tersebut Format yang digunakan adalah:
# smbclient -L nama_server_smb
atau
# smbclient -L alamat_IP
nama_server_smb dapat dilihat di file smb.conf di bagian netbios name. Pada saat perintah  di atas diberikan, server SMB akan minta masukan untuk password yang digunakan. Tekan saja enter yang berarti maksudnya anonymous.


Format diatas bisa dimodifikasi menjadi:
# smbclient -L nama_server_smb -U nama_user
atau
# smbclient -L alamat_IP -U nama_user


9. Troubleshooting
Terkadang kita ingin merubah atau lupa dengan password samba yang dahulu sudah kita gunakan. Untuk merubah password samba, gunakan perintah berikut:
 # smbpasswd nama_user
Dalam kasus kita:
 # smbpasswd boy
Setelah itu restart service samba. Kemudian, kita dapati di windows kita ada error seperti berikut ketika kita hendak membuka folder boy:

\\192.168.1.2\boy is not accessible. You might not have permission to use this network resource. Contact the administartor of this server to find out if you have access permissions.
The specified network password is not correct.




Hal ini karena windows masih terhubung dengan server samba dan masih menyimpan password user samba yang lama. Untuk mengatasi hal tersebut, maka di dalam windows pada area toolbar pilih Tools lalu pilih Disconnect Network Drives.


Lalu muncul pop-up. Klik drivenya lalu tekan OK.

Setelah itu, seharusnya user samba dapat memasukkan passwordnya yang baru.

Referensi:

Jaringan Komputer Teori dan implementasi Berbasis Linux, Wagito, Penerbit Gava Media, Cetakan I, 2005

4 Syawal 1430 H
24 September 2009 M

+ 5
+ 3
Comments
Add New Search
yunus  - Trouble shooting samba   |125.161.44.xxx |2009-12-21 14:17:08
Mas, saya sudah setting samba di fedora core 7, pada client sudah muncul file yang di share, tetpi kalo file word. exel, powerpoint di buka itu ga bisa, keluar mesage" the file name or path doesn't exis. kira kira apa yg salah..terimakasih
catatan   |SAdministrator |2009-12-21 17:04:51
Mungkin, link ini bisa membantu karena pertanyaanmu terlalu umum dan tidak memberikan konfigurasinya seperti apa dan dibuka di OS apa. Ini linknya:

http://www.linuxquestions.org/questions/linux-server-73/samba-can-see-share-but-the-filefolder-doesnt-exist-572744/

http://www.linuxquestions.org/questions/linux-server-73/samba-shared-folder-doesnt-exist-under-fedora-7-x8664-593563/
rido  - VPS     |118.97.15.xxx |2010-05-27 10:22:15
Kalo instal di VPS apa sama y?
ane lagi belajar VPS ...
catatan   |SAdministrator |2010-05-27 10:53:34
Halo mas rido,
Sama saja mas. Yang penting di paket-paketnya ada paket samba.
Semoga Membantu
syem  - konfiguration samba     |202.148.29.xxx |2010-06-16 09:44:19
gan saya lagi coba install samba!!

# cd /etc/samba
# cp smb.conf smb.conf.ori
cp: overwrite 'smb.conf.ori'?

sampai command disini saya kurang ngerti gan??
catatan   |SAdministrator |2010-06-16 14:37:06
Begini gan.
Perintah:

# cp smb.conf smb.conf.ori

digunakan untuk membackup file smb.conf ke smb.conf.ori.

Lalu jika ada pernyataan seperti berikut:

cp: overwrite 'smb.conf.ori'?

itu berarti file smb.conf.ori sudah ada di dalam sistem gan. Dan pernyataan itu menanyakan apakah file tersebut akan ditimpa dengan yang baru atau tidak? Jika menekan tombol y maka akan ditimpa dan jika menekan tombol n maka file tersebut tidak akan ditimpa.

Semoga membantu gan
adhown  - baru install samba   |61.247.52.xxx |2010-07-05 11:36:23
mas admin saya mau tanya...
saya kan install samba 3.5.4 di centOS 5.4 ...langkah2 nya gni..
1.tar samba 3.5.4.tgz.
2.udah tu saya ./autogen.sh
3../configure
4.makw
5.make install ...

nahh.. saya mau tanya apakah samba dah terinstll iut?? tpi pas di rpm -qa |grep samba g da.. tu knp ya?? da yg ketingaalan kah?? mohon penjelasanya..trims
catatan   |SAdministrator |2010-07-06 10:54:00
Halo mas adhown,
Oh jadi begini mas.
Kalau mas menginstal sebuah paket dari RPM, maka kita dengan mudah mengecek apakah paket tersebut sudah terinstal atau belum di sistem kita dengan cara:

# rpm -qa | grep nama_paket

Namun, kalau kita menginstal paket tersebut melalui source atau .tar.gz atau .bz2, maka kita tidak bisa menggunakan perintah tersebut. Kita bisa menggunakan perintah linux yang lain misalnya perintah find dengan cara:

# find / -name nama_paket

Dan juga kita bisa mengecek paket tersebut dengan cara mengecek apakah folder paket tersebut sudah ada atau tidak di dalam sistem kita. Misalnya instal paket samba, maka kita bisa mengecek apakah folder /etc/samba ada atau tidak.

Semoga Membantu
adhown  - re:   |61.247.52.xxx |2010-07-06 16:35:02
oh gitu mas... udah saya coba ternyata ada di /etc/samba.. tp anehnya ..
pas saya testparm ko gk kluar ya?? itu knp ya mas?? padahal smb.conf nya dah saya edit sesuai kebutuhan...
makasihh..
catatan   |SAdministrator |2010-07-07 13:29:06
Tidak bisa keluar?
Apa ada error?
adhown  - nah itu dy mas.,.   |61.247.52.xxx |2010-07-08 08:39:18
g da error..poknya g ada smb nya di /etc/init.d/

anehh saya bingung,, padahall dah install di confgigure juga udah.. jadi kmna tuh samab yg saya install y??
catatan   |SAdministrator |2010-07-22 15:13:59
Halo mas adhown,
Coba ketik perintah ini:

# /usr/local/samba/bin/smbd -D
# /usr/local/samba/bin/nmbd -D

Seharusnya ketika mas menginstal samba melalui source maka daemon samba ada di /usr/local/samba/bin.

Atau Coba mas ikutin langkah-langkah menginstal samba melalui source di situs berikut:

http://www.troubleshooters.com/linux/rhsamba.htm

http://oreilly.com/catalog/samba/chapter/book/ch02_01.html

Semoga Membantu
henry kurniawan  - access denied   |110.138.137.xxx |2010-07-22 13:34:40
kok klo saya ngopy file access denied yah????
catatan   |SAdministrator |2010-07-22 15:15:30
Apakah di smb.conf di berikan konfigurasi seperti berikut:

writable = yes

?
henry kurniawan  - accsess denied   |110.138.137.xxx |2010-07-22 17:39:10
uda gan
catatan   |SAdministrator |2011-05-12 14:28:54
hmm, bisa minta konfigurasi sambanya?
yoga   |119.47.93.xxx |2011-05-11 09:53:21
bang klw konfigurasi pake centes,..?
cara nya samaaa yaaa \
catatan   |SAdministrator |2011-05-12 14:30:54
Pakai centes?
Maksudnya centos ya?
Konfigurasi diatas memang saya gunakan di Centos 5. Lihat saja judulnya:

Instalasi dan Konfigurasi Samba di Centos 5

Semoga Membantu
agus   |118.97.80.xxx |2011-08-01 09:16:17
pagi mas admin.
saya baru belajar tentang linux, saat ini saya sedang mencoba mandriva, tetapi saya mengalami kesulitan untuk sharing data ke windows, pada saat kita double klik data yang disharing selalu ditanyakan username dan password, padahal saya sudah mengisi dengan username dan password samba dan login tetapi masih tidak bisa juga.
catatan   |SAdministrator |2011-08-03 14:44:14
Halo Agus,
Apakah username dan passwordnya sudah sesuai dengan username dan password di samba? Coba restart sambanya.

Semoga Membantu
amna munajib  - Gui di centos     |61.247.53.xxx |2011-08-18 09:47:54
selamat pagi mas,

saya mau nanya, GUI di centos buat samba itu ada gak sii yaa di centos 5.6?? ,,

samba saya sudah bisa di akses lewat windows, tapi belum bisa di akses lewat linux mas, password dan username nya selalu salah gituu,
permasalahanya dimana yaa kira kira ??
terimakasih sebelumnya

salam LINUX
catatan   |SAdministrator |2011-08-18 11:54:40
Halo amna,
Kalau mau menggunakan GUI untuk samba itu bisa menggunakan SWAT yang web-based.

Untuk samba yang diakses lewat linux bisa menggunakan perintah smb://ipaddress. Lalu cek sekali lagi apakah usernamde dan passwordnya sudah benar.

Semoga membantu
amna munajib     |61.247.53.xxx |2011-08-18 12:10:14
sebelumnya terimakasih banget mas, berkenan menyisihkan waktu untuk menjawabnya ,

saya belum mengerti mas yang dinamakan "SWAT yang web-based". maklum saya masih newbie SWAT itu ada dimana si yaa?

akses samba >> kalo di windows langsung minta passwornya,
tapi kalo di linux minta username , domain dan password.
masalahnya saya bingung, kalo pake username samba itu kenapa tidak bisa yaa?
padahal saya sudah mengulang berkali kali,

Terimakasih sebelumnya mas,
agus  - re:   |125.161.64.xxx |2011-08-18 13:31:32
coba pastikan username dan password sambanya benar...
kalau sudah benar coba pastikan file yang disharing sudah diberi akses..

saya pernah mengalami seperti ini tp alhamdulillah skrg dah bisa..
amna munajib  - re     |61.247.53.xxx |2011-08-18 14:23:43
itu dia mas, kalo lewat windows kan tidak meminta username n pass, saya masukin password samba, bisa

lain halnya kalo di linux, di linux minta username n password, dan saya masukin username dan password samba tidak bisa masuk,

Regard
AM
catatan   |SAdministrator |2011-08-19 15:01:32
Halo amna munajib,
Coba gunakan perintah berikut dan lihat hasilnya apa:

# smbclient -L alamat_IP

Lalu untuk SWAT, mungkin situs ini bisa membantu:

http://www.techrepublic.com/article/configure-it-quick-simplify-samba-configuration-with-swat/1035709

Semoga membantu
combe  - cara write   |223.255.227.xxx |2011-10-02 11:34:11
maaf mas sya sudah berhasil ngopy file dari server samba ke windows, sekarang saya ingin menyimpan file dari windows ke samba server. itu bgaimana cara nya ya ?
sudah saya coba tap

"access dined, you need permision". kata nya begitu.

untuk settingan nya gmn ya agar saya bisa meletakkan file ke samba server, terimakasih.
catatan   |SAdministrator |2011-10-03 10:45:53
Halo combe,
Agar kita bisa meletakkan file ke samba server, maka kita harus meletakkan opsi:

writable = yes

pada folder samba tersebut.

Semoga membantu
combe  - re:   |182.7.148.xxx |2011-10-28 17:36:35
catatan wrote:
Halo combe,
Agar kita bisa meletakkan file ke samba server, maka kita harus meletakkan opsi:

writable = yes

pada folder samba tersebut.

Semoga membantu



sudah di coba tapi tidak berhasil.. alhasil saya pake ftp aja untuk meletakkan nya
amna munajib  - re: re:     |61.247.53.xxx |2011-10-31 09:52:58
combe wrote:
catatan wrote:
Halo combe,
Agar kita bisa meletakkan file ke samba server, maka kita harus meletakkan opsi:

writable = yes

pada folder samba tersebut.

Semoga membantu



sudah di coba tapi tidak berhasil.. alhasil saya pake ftp aja untuk meletakkan nya


coba di samba gui nya di pengaturan acces nya di rubah ke allow access to everyone jadi semua user bisa masuk tampa menggunakan password.

soalnya kasus nya sama kaya saya, bedanya kalo saya lewat linux yang gak bisa masuk ke sambanya, user n password salah terus, padahal udah saya cek dan ulangi berkali kali
catatan   |SAdministrator |2012-01-18 11:23:10
Sip
rudy  - pencari ilmu     |118.96.137.xxx |2012-01-10 08:30:10

thanks yoh tutornya,,,,,,,,,,,,,,,
catatan   |SAdministrator |2012-01-18 11:23:23
Sama-sama
amna munajib   |61.247.53.xxx |2012-01-10 09:45:38
mampir ke sini aja mas,

http://opensource.telkomspeedy.com/forum/index.php

regard
Amna munajib
catatan   |SAdministrator |2012-01-18 11:26:12
Sip
andri  - samba PDC win 7     |117.102.107.xxx |2012-01-16 15:03:10
gan, saya mau tanya dunk gimana konfigurasi samba pdc agar win 7 bisa join dengan samba PDC nya. mohon bantuannya??
catatan   |SAdministrator |2012-01-18 11:36:02
Dear Andri,
Mungkin situs ini bisa membantu:


http://www.enterprisenetworkingplanet.com/windows/article.php/3849061/Use-Samba-With-Windows-7-Clients.htm

Semoga Membantu
rotyyu  - Wah     |203.130.229.xxx |2012-04-24 17:03:29
Wah, sepertinya saya pernah baca tutorial yg sama persis, gambar-gambar yg dipake juga persis. Jangan2 artikel ini sudah dikopipes blogger lain.
catatan   |SAdministrator |2012-04-26 09:50:34
Dear rotyyu,

Bagi saya pribadi, tidak ada masalah jika artikel yang saya buat ini di copas oleh orang lain dan di taruh di website atau blognya. Dengan demikian, artikel yang saya buat bermanfaat bagi yang lain.
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 19 April 2012 15:40 )  

Tanggal dan Jam


Ulti Clocks content

Browse this website in:


Mutiara Hari Ini

Sesungguhnya Rasulullah telah bersabda : Agama itu adalah Nasehat, Kami bertanya : Untuk Siapa?, Beliau bersabda: Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin umat Islam, dan bagi seluruh kaum muslim. (HR. Muslim)

Poling

Apakah artikel-artikel di situs ini bermanfaat untuk anda?

(283 votes)

7.8%
92.2%

Waktu Shalat