catatanlepas.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color
Home Komputer Aplikasi Linux Virtualisasi Hard Disk Menggunakan LVM

Virtualisasi Hard Disk Menggunakan LVM

Email Cetak PDF

I. Pendahuluan

LVM atau Logical Volume Manager merupakan mekanisme untuk memvirtualisasi hard disk. Dengan menggunakan LVM, kita dapat membuat dan mengelola hard disk di server dengan cara yang sederhana untuk menambahkan, melepas, dan mengubah besar partisi sesuai kebutuhan. Ada beberapa istilah yang harus dimengerti dengan baik untuk dapat menggunakan LVM dengan baik yaitu:

1. Physical Volume (PV): Ini merupakan hard disk atau partisi secara fisik seperti /dev/sda untuk hard disk SCSI atau /dev/had untuk hard disk IDE.  Dalam LVM, hanya ada satu Physical Volume. Jadi jika kita mempunyai dua hard disk maka akan ada dua PV.
2. Volume Groups (VG):  Sebuah volume group terdiri dari beberapa volume fisik dan tempat untuk membuang logical volume yang dapat kita buat, ubah dan buang dan tentunya digunakan. Kita dapat melihat partisi virtual yang terdiri dari banyak hard disk yang jumlahnya tidak terbatas.
3. Logical Volumes (LV): Merupakan volume dimana kita akan mount file system yang kita gunakan. Volume ini dapat ditambah, dikurang atau diubah. LV beroperasi di atas VG.

Untuk lebih memudahkan konsep LVM, kita analogikan LVM sebagai berikut. Kita misalkan partisi itu seperti kaveling tanah. Di atas tanah, kita dirikan rumah. Rumah di sini adalah volume tempat data yang disimpan. Pada konsep non-LVM, kita hanya bisa membangun rumah seluas maksimal kaveling tanah kita. Apabila ingin lebih besar dari itu, maka kita harus memperlebar dulu kaveling tanah kita. Satu nama pemilik hanya boleh memiliki maksimal satu kaveling tanah. Kita juga tidak mungkin “membajak” kaveling tanah tetangga karena itu bukan hak milik kita. Pada konsep LVM, kaveling tanah bukan lagi dilihat sebagai patokan utama pendirian bangunan. Suatu kaveling tanah bisa digabung dengan kaveling tanah lain atas nama satu “sertifikat” hak milik. Dengan demikian, rumah kita bisa menempati maksimal seluas gabungan kaveling yang ada. Apabila dirasa kurang, kita bisa membeli lagi kaveling tanah lain dan memasukkannya pada sertifikat. Di atas kaveling gabungan ini, pemilik bisa membangun lebih dari satu rumah.

Berdasar analogi ini, ada istilah-istilah dasar LVM yang perlu dipahami. Kaveling tanah kita sebut sebagai physical volume. Gabungan kaveling tanah dinamai volume group. Sementara itu, rumah yang dibangun di atas gabungan kaveling disebut logical volume. Physical volume sendiri sebenarnya adalah partisi biasa, baik yang bertipe primary maupun logical.
Sebagai gambaran umum, inilah cara men-setup LVM:
1. Membuat Physical Volume dari hard disk.
2. Membuat Group Volume dari Physical Volume
3. Membuat Logical Group dari Volume Group sesuai keperluan. Logical volume inilah yang nanti kita format (misalkan sebagai ext2) dan diisi de¬ngan data.

Berikut adalah ilustrasi LVM:

 

LVM bisa dibuat pada saat kita menginstal linux untuk pertama kalinya dalam system kita. Pada artikel ini akan dijelaskan tentang dasar-dasar untuk membuat LVM dan diasumsikan bahwa kita belum melakukan konfigurasi LVM pada saat penginstalan linux. Kemudian
akan dijelaskan tentang bagaimana cara menggabung dua partisi, bagaimana cara membesarkan sebuah partisi dan bagaimana cara mengurangi kapasitas hard disk. Penulis menggunakan distro Centos 5.4.

II. Langkah-Langkah Membuat LVM

Untuk melihat apakah LVM ada di system kita, ketikkan perintah berikut:
# rpm –qa | grep lvm
Jika di dalam system kita belum ada paket lvm, maka instalasi paket tersebut dengan cara:
# yum install lvm*
Di dalam hard disk, penulis membagi partisi menjadi beberapa bagian seperti gambar dibawah ini:


1. Kasus Penggabungan Dua Partisi
Pada kasus ini, kita akan menggabungkan partisi /data1 dan partisi /data2 menjadi /data. Sebelum digabungkan maka data-data yang berada di kedua partisi tersebut seharusnya sudah di backup.
Kita unmount dahulu kedua partisi tersebut:
# umount /data1
# umount /data2

 
Setelah kita unmount, maka kita buat physical volume untuk kedua partisi tersebut:
# pvcreate /dev/sda9
# pvcreate /dev/sda7

 
Kemudian kita membuat file konfigurasi LVM secara otomatis dengan cara:
# vgscan
 
Setelah itu, kita buat volume group dengan nama data untuk kedua partisi tersebut dengan cara:
# vgcreate  -v data /dev/sda9  /dev/sda7
 

Untuk melihat volume group yang baru saja dibuat, ketikkan:
 # vgdisplay
 

Setelah itu, kita akan membuat logical volume dengan cara dengan nama lvdata
 # lvcreate –l 87 –n lvdata data
 
Angka 87 diambil dari Free PE yang tampil pada saat kita mengetikkan vgdisplay dan penulis bermaksud menggunakan seluruh PE yang ada. Hasil perintah di atas akan membentuk file device di /dev/data/lvdata.
Untuk melihat logical volume yang baru dibuat, ketikkan:
# lvdisplay
 

Kemudian, partisi lvm yang telah dibuat diformat dengan file system ext3 dengan cara:
# mkfs.ext3 /dev/data/lvdata
 

Setelah selesai diformat, maka partisi baru tersebut sudah dapat digunakan. Untuk menggunakannya, mount partisi tersebut ke direktori tertentu. Karena kita akan membuat /data, maka langkah berikutnya adalah:
# mkdir /data
# mount /dev/data/lvdata /data
# df –h
 

Dengan demikian, kasus pertama sudah selesai.
Kemudian penulis mencoba mengcopy data dari /etc untuk dipindahkan ke /data dan itu berhasil.


2. Menambah Kapasitas Partisi LVM
Setelah tadi kita sudah berhasil menggabungkan dua partisi menjadi satu partisi yaitu partisi /data, maka sekarang kita akan memperbesar kapasitas partisi /data tersebut. Untuk memperbesar kapasitas partisi tersebut, maka kita akan menggunakan partisi /data3 untuk dijadikan physical volume untuk volume group data. Untuk membuatnya menjadi physical volume ketikkan perintah berikut:
# umount /data3
# pvcreate /dev/sda8
# pvdisplay
 
Setelah itu kita akan menjadikan physical volume menjadi anggota dari volume data dengan cara:
# vgextend data /dev/sda8
 

# vgdisplay 

 
Kita lihat bahwa vgdisplay data bertambah dari 348 MB menjadi 540 MB.
Setelah itu, untuk menambah kapasitas logical volume dengan cara:
# umount /data
# mount /dev/data/lvdata /data
# df –h
Dapat dilihat bahwa partisi /data belum bertambah kapasitasnya. Agar /data dapat bertambah kapasitasnya, ketikkan perintah berikut:
#  lvextend –l 135 /dev/data/lvdata /dev/sda8
 
Angka 135 diambil dari total PE yang ada di tampilan vgdisplay dan penulis menggunakan seluruh PE yang ada.
 # df –h
 
Kita lihat bahwa /data belum bertambah kapasitasnya. Maka dari itu kita resize ukuran partisi /dev/data/lvdata dengan cara:
# umount /data
# e2fsck –f /dev/data/lvdata


 # resize2fs /dev/data/lvdata 540M
 

Angka 540 didapat karena penulis ingin menggunakan seluruh ukuran vg. Kemudian kita lakukan langkah-langkah berikut:
# mount /dev/data/lvdata  /data
# df –h
 
Kita lihat sekarang bahwa ukuran /data sudah bertambah kapasitasnya.

3. Mengurangi Kapasitas Partisi LVM
Pada kasus kali ini kita akan mengurangi partisi /data. Umount terlebih dahulu /data tersebut dengan cara:
 # umount /data
Scan file system dengan cara:
 # e2fsck –f /dev/data/lvdata
Kita ingin mengurangi kapasitas /data menjadi 300 MB. Hal ini dilakukan dengan cara:
 # resize2fs /dev/data/lvdata 300M
 
Setelah itu kita mount /data kembali dengan cara:
# mount /dev/data/lvdata /data
# df –h


Kita lihat bahwa /data telah berkurang kapasitasnya dari 540 MB (ukuran sebenarnya adalah 523 MB karena sudah digunakan untuk yang lain) menjadi 300 MB (Ukuran sebenarnya adalah 291 MB).

Referensi:

http://overflow.web.id/
http://en.wikipedia.org/
http://chip.co.id/
Buku Panduan Mudah merakit+menginstal server linux karya Onno W. Purbo

9 Shafar 1431 H
25 Januari 2010 M

+ 3
+ 2
Comments
Add New Search
yoner  - Wowww mantap tutornya     |202.152.239.xxx |2010-03-06 18:06:16
Wah bagus banget nich tutorialnya, boleh aku masukin ke blogku gak ?
catatan   |SAdministrator |2010-03-08 14:00:22
Halo mas Yoner,
Silahkan saja copas artikel ini ke blogmu.
Jay  - Gabungin hdd dengan LVM     |125.166.236.xxx |2010-03-16 10:22:44
Apa bisa dengan LVM menggabungkan 2 hdd menjadi 1.

contoh: saya punya 2 x 500Gb
hdd1: saya install OS CENTOS
hdd2: mau saya tambahkan menjadi 1TB no raid

jadi nanti yang ke baca hanya 1TB (kira2 = 950 G
gimana caranya. saya sudah coba tapi tetep kebaca 500GB

apa bisa menggabungkan hdd OS dengan HDD baru?

terima kasiha atas jawabannya
catatan   |SAdministrator |2010-03-17 23:18:11
Maaf mas Jay,
saya kurang paham dengan pertanyaan mas.

Jadi hdd2 itu ukuran hard disknya 500GB atau 1 TB?

Atau mungkin seperti ini maksudnya:

hdd1: Untuk OS = 500GB
hdd2: hard disk baru = 500 GB
Jadi totalnya = 1 TB

Apakah maksudnya seperti itu?
brigs lab's     |202.70.51.xxx |2010-04-01 08:52:20
plus minus apa bro dari segi performance ? kyknya LVM lebih pada managament multiple hdd aja ya ? lebih condong ke arah server oriented use ya dibanding ordinary linux user yg biasa dengan multiple os secara data disimpen pada partisi ntfs krn bisa diakses kedua belah pihak.
catatan   |SAdministrator |2010-04-07 09:40:39
Sepanjang yang saya tahu, LVM tidak mempengaruhi dari segi performance sistem. Jadi LVM hanya lebih pada management hard disk aja, tapi CMIIW ya
andi   |202.70.58.xxx |2010-05-01 07:28:00
Kalau cuma pake 1 harddisk perlu pake Volume Groups ngga. Maksudnya Satu hardisk hanya dibuat beberapa Logical Volumes (partisi?) aja.

Kalo ngga pake ada kerugiannya ngga?
Ada hubungan dgn Sistem operasi ngga?

catatan   |SAdministrator |2010-05-03 08:36:58
Halo Mas Andi,
Sepertinya Mas Andi masih kurang paham ya dengan istilah-istilah LVM dan strukturnya. Untuk membuat Logical Volume maka kita harus membuat terlebih dahulu Volume Groups-nya.

Kemudian di dalam pertanyaan mas terjadi kerancuan antara partisi dengan Logical Volume. Yang namanya partisi itu adalah pada saat kita menginstal linux kemudian kita membagi ruangan di hard disk sedangkan Logical Volume adalah hasil dari Volume Group setelah kita menggabungkan beberapa partisi untuk dijadikan Volume Group.

Sepanjang yang saya ketahui, LVM hanya berhubungan dengan hard disk saja dan tidak berhubungan dengan OS.

Semoga Membantu dan CMIIW
ajyasa  - re:   |203.128.250.xxx |2010-05-31 22:42:36
catatan wrote:
Maaf mas Jay,
saya kurang paham dengan pertanyaan mas.

Jadi hdd2 itu ukuran hard disknya 500GB atau 1 TB?

Atau mungkin seperti ini maksudnya:

hdd1: Untuk OS = 500GB
hdd2: hard disk baru = 500 GB
Jadi totalnya = 1 TB

Apakah maksudnya seperti itu?


saya juga punya permasalahan sama seperti mas jay. saya punya 2 hardisk berbeda ( maxtor 80 gb dan seagate 80 gb)
bisa gak 2 hardisk itu di jadikan satu?, sehingga yang terbaca 1 hardisk degan kapasitas 160 gb.
catatan   |SAdministrator |2010-06-01 08:10:42
Halo mas Ajyasa,
Bisa mas menggabungkan dua harddisk menjadi satu dengan menggunakann LVM. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat:

http://books.google.co.id/books?id=Eyr99Evb4pcC&pg=PA700&lpg=PA700&dq=join+2+harddisk+by+lvm&source=bl&ots=99EtO3CQtK&sig=YD5J310RN9HQ7hBcjiqMjh1HiZQ&hl=id&ei=b10ETMHIMc63rAfb_uzdAg&sa=X&oi=book_result&ct=result&resnum=5&ved=0CCkQ6AEwBDgK#v=onepage&q&f=false

Semoga Membantu
A8l3h   |110.5.100.xxx |2011-02-08 17:44:17
Kaitannya LVM dan RAID itu apa ya Pak..?
Saya masih bingung...
Keduanya setahu saya sama-sama untuk managemen hardisk..
Mohon pencerahannya tentang perbedaan keduanya, bisakah RAID tanpa LVM atau sebaliknya, atau RAID kerjasama dengan LVM..?
catatan   |SAdministrator |2011-02-09 10:00:46
Memang secara sekilas, RAID dan LVM itu sama yaitu untuk managemen hard disk. Namun jika kita mengetahui fungsi dari RAID dan LVM, maka akan tampak perbedaan diantara keduanya.

Secara singkat, kalau LVM itu berfungsi untuk mengubah besar partisi hard disk seperti menambah atau mengurangi kapasitas hard disk sedangkan kalau RAID berfungsi untuk replikasi dan toleransi kesalahan pada hard disk menggunakan stripping, mirroring, dan sebagainya.

Bisa saja RAID tanpa LVM atau LVM tanpa RAID atau tanpa RAID dan LVM atau juga RAID dan LVM bisa digabung.

Itu jawaban singkat dari saya. Jika ada kesalahan, kita bisa berdiskusi, ok?

Semoga membantu.
A8l3h   |110.5.100.xxx |2011-02-10 12:27:44
Sangat membantu Pak,
Saya mau coba implementasi RAID di Ubuntu 10.04 dan LVM yang nantinya saya gunakan sebagai fileserver.
Masih mencari tutorialnya nih pak, barangkali ada linknya pak?
Lalu menggunakan RAID mana ya pak?
kalau saya baca disini http://wiki.tldp.org/LVM-on-RAID sepertinya yang umumnya digunakan RAID 5.
Mohon pencerahannya pak..?
Terimakasih...
catatan   |SAdministrator |2011-02-10 16:00:07
Cari saja di Google tutorial untuk RAID dan LVM. Saya juga berencana untuk membuat tutorial tentang RAID di linux serta menggabungkan antara RAID dengan LVM, namun karena terkendala waktu jadi belum sempat untuk menulisnya.

RAID mana yang akan digunakan tergantung oleh untuk apa RAID itu digunakan. Jadi tidak harus RAID 5.

Semoga Membantu.
A8l3h   |114.79.55.xxx |2011-02-10 23:22:19
Terima kasih pak,
Ditunggu tutorial RAID dengan LVM nya... mudah2an Allah meridhoi niat mulia bapak..
catatan   |SAdministrator |2011-02-14 09:41:52
Amien.
Andi   |125.163.232.xxx |2011-04-14 03:10:53
Terima Kasih
catatan   |SAdministrator |2011-04-26 10:59:57
Sama-sama
Budy Santoso  - nambah kapasitas VG   |182.6.193.xxx |2011-08-25 13:20:36
mo nanya nih pak...
HD yg sy buat LVM 8 GB..pada saat instalasi Fedora,sy alokasikan PV untuk rootnya 4 GB..nah gimana tuh pak kalo sy mo nambahin lg..soalnya pas nambahin aplikasi lain..muncul pesan root udah full..
catatan   |SAdministrator |2011-09-05 21:00:34
Halo Budy,
Kalau saya lihat pertanyaannya, yang saya tangkap adalah bahwa kita punya hard disk 8 GB dengan LVM dan 4 GB sudah di alokasikan untuk root (/). Nah yang ingin saya tanyakan adalah 4 GB yang lain dialokasikan ke mana? Apakah belum dialokasikan ke mana-mana atau sudah dialokasikan ke satu atau beberapa partisi? Jika memang belum dialokasikan kemana-mana, mungkin artikel disini bisa membantu:

http://catatanlepas.com/komputer/46-tips-dan-trik/204-tips-untuk-menambah-hard-disk-di-linux.html

Jika memang sudah dialokasikan ke satu atau beberapa partisi, maka bisa mengikuti tutorial yang ada di artikel ini.

Semoga membantu
sulastra  - pencerahan   |114.79.56.xxx |2011-09-15 23:38:16
pak....
sya lge butuh judul buat skrip,
apa yang bisa angkat jadi judul dari LVM nh pak,,
untuk sekarang sya bekerja di perhotelan.
catatan   |SAdministrator |2011-09-19 00:17:33
Halo Sulastra,
Sebaiknya untuk membuat skripsi itu berhubungan dengan pekerjaan yang kita lakukan karena itu akan lebih mudah dan lebih fokus. Jika mas bekerja di perhotelan dan ingin menggunakan LVM sebagai bahasan dari skripsi mas, maka sebaiknya mas mencari dikantor mas apakah LVM diterapkan atau tidak di tempat mas bekerja. Untuk judul, bisa saja seperti ini:

Penggunaan LVM dalam Industri Perhotelan
Studi Kasus pada Hotel Indrajaya

Hal ini dikarenakan bisa menghemat waktu dan tenaga serta langsung praktek di dunia nyata. Jika memang LVM tidak diterapkan, coba saja cari bahasan yang prakteknya ada di tempat mas bekerja. Misalnya tentang Mail Server, atau RAID atau lain sebagainya.

Semoga Membantu
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui ( Kamis, 28 Januari 2010 05:11 )  

Tanggal dan Jam


Ulti Clocks content

Browse this website in:


Mutiara Hari Ini

Jika dirimu tidak tersibukkan dengan hal-hal yang baik (haq), pasti akan tersibukkan dengan hal-hal yang sia-sia (batil).(Imam Syafii)

Poling

Apakah artikel-artikel di situs ini bermanfaat untuk anda?

(283 votes)

7.8%
92.2%

Waktu Shalat