catatanlepas.com

  • Increase font size
  • Default font size
  • Decrease font size
  • default color
  • black color
Home Komputer Aplikasi Linux Membuat Server DNS dengan chroot di Centos 5

Membuat Server DNS dengan chroot di Centos 5

Email Cetak PDF

altI. PENDAHULUAN

DNS (Domain Name System) adalah sebuah sistem yang menjaga informasi tentang nama host (hostname) dan juga nama domain (domain name) dalam bentuk database tersebar (distributed database) pada jaringan komputer. Dengan DNS, sebuah alamat IP dapat dipetakan ke dalam hostname dan domain name yang lebih mudah diingat oleh manusia. Adalah lebih mudah bagi kita untuk mengingat nama www.google.com dibandingkan dengan 66.249.89.99. DNS ditemukan oleh Paul Mockapertis pada tahun 1983.Ada beberapa metode untuk membuat server DNS, namun dalam tutorial ini akan dijelaskan cara membuat server DNS menggunakan BIND karena aplikasi BIND merupakan aplikasi terpopuler dalam membuat server pada saat ini dan dengan asumsi bahwa paket BIND sudah ada di dalam sistem.

II. Istilah-istilah Pada DNS

• RR atau Resource Records adalah kumpulan sumber informasi yang berhubungan dengan nama-nama domain.
Namespace adalah struktur dari seluruh DNS yang berbentuk pohon terbalik
Nameserver adalah program-program yang menyimpan informasi tentang namespace domain.
• TLD or Top-Level Domain adalah level domain paling atas dibawah root (“.”). Contoh dari TLD adalah .com, .net, .org, dan sebagainya.
Delegation atau delegasi adalah memberikan sbuah tanggung jawab kepada sebuah subdomain untuk mengatur dirinya sendiri.
Registry adalah sebuah organisasi yang bertanggung jawab untuk menjaga file-file data di TLD dan mendelegasikannya ke setiap subdomain dari TLD itu. Contoh Verisign untuk mengelola TLD .com dan .net.
Registrar adalah sebuah organisasi yang bertindak sebagai antar muka (interface) antara pelanggan dan registry atau lebih dikenal dengan nama ISP. Contohnya idwebhost.
Registration adalah proses dimana pelanggan memberitahukan ke sebuah registrar untuk mendelegasikan sebuah subdomain kepadanya.
Zone atau zona adalah sebuah daerah yang mencakup sebuah domain utuh atau hanya sebagian saja.

III. BIND

BIND singkatan dari Berkeley Internet Name Domain yang ditulis oleh Kevin Dunlap untuk BSD UNIX 4.3 Berkeley. Pada umumnya, setiap distro linux mempunyai paket BIND, tetapi jika kita tidak menemukan paket BIND dalam distro linux, kita bisa mendapatkan BIND versi terakhir di sini. Di Centos 5, versi terakhir dari BIND adalah versi 9. Pada paket ini, BIND menyertakan paket chroot untuk meningkatkan keamanan server DNS. ada beberapa file penting di dalam BIND yang harus diperhatikan, yaitu:
a. named.conf --> File konfigurasi utama untuk membuat DNS dan digunakan sebagai referensi untuk menentukan prosedur server DNS
b. named.ca --> Digunakan untuk menangani informasi server DNS root yang diperlukan untuk menginisialisasi cache dari domain server DNS internet yang disediakan oleh layanan registrasi interNIC. Di centos 5, file ini tidak ada sehingga harus di download dari sini (hasil download akan bernama named.root, namun kita akan merubah menjadi named.ca).
c. resolv.conf --> Berisi alamat domain atau alamat IP dari nameserver (biasanya IP ISP)
d. Zona forward --> Memetakan domain name ke alamat IP
e. Zona Reverse --> Memetakan alalamt IP ke domain name


III. CARA KERJA DNS

Untuk memahami bagaimana DNS itu bekerja, lihat gambar berikut ini:

alt

• Misal kita mau mengecek email kita di warnet dan dibrowser kita ketikkan http://mail.yahoo.com.
• Setelah itu PC kita akan mengontak server DNS lokal (Jaringan ISP yang terhubung ke warnet itu) untuk menanyakan alamat IP dari http://mail.yahoo.com. (Panah 1)
• Server DNS lokal akan melihat ke dalam memori cachenya (Panah 2)
• Jika data itu ada di cachenya, server tersebut akan memberikan alamat IP ke browser PC kita (Panah 5). Jika tidak, maka server tersebut mengontak server DNS di atasnya untuk mengetahui alamat IP tersebut.
• Jika domain itu benar-benar ada, maka root DNS akan mendapatkan alamat IP tersebut, kemudian akan dikirimkan ke server DNS lokal kita (Panah 3).
• Server DNS lokal akan mengontak server DNS mail.yahoo.com untuk menanyakan alamat IP-nya, dan server mail.yahoo.com akan mengirimkannya ke server DNS lokal kita (Panah 4).
• Server DNS lokal kita akan memberitahukan alamat IP untuk mail.yahoo.com kepada browser PC kita.
• Kemudian PC kita akan menggunakan alamat IP tersebut untuk mengontak mail.yahoo.com


IV. Persiapan nama domain

Kita akan membuat domain baru untuk server DNS, mail server dan webserver.
Domain name: example.com
DNS server name: ns1.example.com
IP DNS server: 192.168.1.2
Mail server name:mail.example.com
HTTP serever: www.example.com


V. Konfigurasi BIND

1. Cek paket BIND

Cek paket BIND di sistem kita, apakah sudah ada atau belum dengan cara:
# rpm -qa | grep bind 


alt

2. Konfigurasi rndc key

rndc key digunakan untuk mengendalikan operasi dari server DNS. Asalnya, rndc key sudah tersedia di dalam paket BIND. Kita bisa menggunakan apakah menggunakan yang sudah tersedia atau membuat yang baru. Jika kita ingin membuat RNDC key yang baru, maka berikan perintah:
# cd /var/named/chroot/etc/
# rndc-confgen > rndc.key
Setelah itu lihat file rndc.key dan akan berbentuk seperti ini:

alt

Hapuslah dari baris options sampai selesai dan salin bagian yang tidak dihapus untuk ditaruh di file named.conf.

3. Konfigurasi named.conf

Sesudah mengkonfigurasi rndc.key, kita harus memasukkan file rndc.key dan menyalin

Key “rndc.key” {
………………… };

Maka sesudah itu kita harus membuat file named.conf di direktory yang sama dengan cara:

# vi named.conf
dan menambahkan seperti berikut:

// mulai named.conf
//kita masukkan rndc.key (copy-paste dari rndc.key yang baru dibuat)

key "rndckey" {
…………………………………………
};

// kita asumsikan server kita mempunyai IP 192.168.1.2 yang melayani 192.168.1.0/24
controls {
inet 192.168.1.2 allow { 192.168.1.0/24; } keys { "rndckey"; };
};

options {
directory "/var/named";
pid-file "/var/run/named/named.pid";

/*
* If there is a firewall between you and nameservers you want
* to talk to, you might need to uncomment the query-source
* directive below. Previous versions of BIND always asked
* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
* port by default.
*/
query-source address * port 53;

// so people can't try to guess what version you're running
version "REFUSED";

allow-query {
any; };
};

server 192.168.1.2 {
keys { rndckey; };
};

zone "." IN {
type hint;
file "data/named.ca";
};

// Kita asumsikan dns server kita adalah example.com
zone "example.com" IN {
type master;
file "data/example.com.zone";
allow-update { none; };
};

// Kita asumsikan bahwa zona reverse kita adalah 1.168.192
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/1.168.192.zone";
};
// end of named.conf

4. Konfigurasi zona forward

Sesudah kita mengkonfigurasi named.conf kita harus membuat forward zone di dengan cara
# vi /var/named/chroot/var/named/data/example.com.zone
dan mengkonfigurasinya seperti ini:

$TTL 38400      ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.example.com. admin.example.com. (
2007020400 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
NS ns1.example.com.
A 192.168.1.2
MX 10 mail.example.com.
ftp IN CNAME ns1
mail IN CNAME ns1
ns1 IN A 192.168.1.2
www IN CNAME ns1

Penjelasan singkat:

TTL (Time to Live) --> Panjang waktu nameserver untuk menyimpan sebuah record. Jika TTL berakhir, nameserver harus membuang data yang tersimpan dan mendapatkan data baru dari nameserver otoritative

SOA (Start of Authority) --> Mengindikasikan otoritas untuk zona ini

IN (Internet Name) --> Digunakan jika menggunakan protokol TCP/IP

ns1.example.com --> Hostname yang bertanggungjawab untuk domain example.com

admin.example.com --> Alamat email administrator

serial --> Nomor serial yang akan bertambah jika data berubah, biasanya ditulis dengan format YYMMDDxx

refresh --> Panjang waktu untuk server secondary untuk mengecek perubahan di server primer

retry --> Panjang waktu untuk server secondary untuk menunggu verifikasi terhadap perubahan di server primer jika server primer tidak memberikan respon ketika refresh

expire --> Panjang waktu untuk secondary server untuk menahan zona file jika server secondary tidak melakukan keadaan refresh

@ --> Bagian ini identik dengan dengan zona yang didefinisikan di named.conf dan bisa digantikan dengan nama DNS (misal: example.com)

NS (Name Server) --> Digunakan untuk mendefinisikan sever hostname DNS dan harus diakhiri dengan tanda titik.

minimum ttl --> Menentukan nilai ttl untuk seluruh record di zona forward

IN NS ns1.example.com --> Mendefinisikan bahwa hostname ns.example.com yang memegang tanggung jawab terhadap domain example.com

IN MX 10 mail.example.com --> M
endefinisikan bahwa hostname mail.example.com yang memegang tanggung jawab sebagai mail server di domain example.com. nomor mewakili prioritas ketika pengiriman surat dan nomor kecil menjadi prioritas utama

ns IN A 192.168.1.2 --> Mengecek bahwa hostname ns.example.com mempunyai alamat IP di 192.168.1.2

mail IN CNAME NS --> Mengecek bahwa hostname ns.example.com mempunyai nama lain (name alias) mx.example.com

5. Konfigurasi zona reverse

Sesudah mengkonfigurasi zona forward, kita harus membuat zona reverse di dalam direktori yang sama dan mengkonfigurasinya seperti ini:
 # vi /var/named/chroot/var/named/data/1.168.192.zone 
dan mengkonfigurasinya seperti ini:
$TTL 38400      ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.example.com. admin.example.com. (
2007020404 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
NS ns1.example.com.
2 IN PTR arfie.example.com


penjelasan singkat:

2 IN PTR arfie.example.com --> mengecek bahwa hostname arief.example.com mempunyai alamat IP di 192.168.1.2

sisanya sama dengan zona forward

6. Konfigurasi resolve.conf

Kita harus mengkonfigurasi file resolve.conf di /etc/resolv.conf dan mengkonfigurasinya seperti ini:
nameserver 192.168.1.2

7. Menambahkan named.ca

Setelah mendownload named.root, maka ubahlah namanya menjadi named.ca dengan cara
# mv named.root named.ca
lalu pindahkan file ini ke /var/named/chroot/var/named/data
# mv named.ca /var/named/chroot/var/named/data

8. Menyalakan Server DNS

Sesudah mengkonfigurasi server DNS, kita harus mengecek apakah server DNS kita sudah bekerja atau belum. Gunakan perintah ini:
# service named start

9. Mengecek server DNS

Gunakan nslookup atau dig untuk mengecek server DNS

# nslookup example.com

alt

# dig example.com

alt

VI. Troubleshooting

Mungkin apabila kita pertama kali membuat server DNS, akan banyak error yang terjadi. Biasanya, error akan langsung muncul setelah kita mencoba menyalakan DNS. Tapi, terkadang error itu tidak muncul dan DNS kita tidak bekerja. Untuk itu, lihatlah di file /var/log/messages sehingga kita bisa mengidentifikasi error apa dan bagaimana cara menghilangkan error itu. Di bawah ini ada beberapa solusi untuk menghilangkan error-error yang terjadi ketika membuat server DNS:


1. File tidak ada

Error:
xxxxxxxxxx: file not found

Solusi:
Kita memasukkan zona forward atau reverse ke direktory yang salah yang tidak sama dengan parameter yang ada di file named.conf atau bisa juga kita salah dalam membuat nama zona forward atau reverse yang tidak sama dengan parameter yang ada di file named.conf. Maka dari itu, pastikan bahwa nama file baik itu zona forward maupun zona reverse sesuai dengan yang ada di file named.conf. Dan juga pastikan bahwa, file-file tersebut sesuai dengan apa yang ada di file named.conf.


2. Non existent Domain

Error:
*** xxx can't find xxx: Non-existent domain

Solusi:
Cek di zona reverse apakah kita sudah memberi pointer kepada file itu. Jika belum, buatlah pointer seperti pada bagian diatas (Konfigurasi Zona Reverse).

3. Refused

Error:
** server can't find ****: REFUSED

Solusi:
Ganti IP DNS di /etc/resolv.conf

Referensi:

http://www.wains.be
Wagito, Jaringan Komputer Teori dan Implementasi Berbasis Linux, Penerbit Gava Media
26 Dzulqa'dah 1429 H
25 November 2008 M
 
+ 8
+ 2
Comments
Add New Search
wong gendeng   |202.162.37.xxx |2009-02-25 23:32:07
artikel yg menarik...
catatan   |SAdministrator |2009-03-02 16:47:03
Terima Kasih
ghodel  - masih bingung   |222.124.185.xxx |2009-03-04 14:50:33
saya masih blum paham neh...
ada yang bsa bantu ngga

masalah'nya saya masih awam tuk soal bgni..
catatan   |SAdministrator |2009-03-05 13:35:23
Belum paham apanya? Konsepnya? Konfigurasinya? Atau Apanya?

Saya pun dulunya gak ngerti sama sama sekali dengan DNS. tetapi Alhamdulillah dengan Mencoba dan berdoa akhirnya jadilah tulisan ini
cepi   |222.124.185.xxx |2009-03-04 14:50:44
hhmm...
saya kok sudah mencoba tapi masih tidak bisa ya....
catatan   |SAdministrator |2009-03-05 13:36:16
Error dimananya? Silahkan Sharing di sini
cepi   |222.124.185.xxx |2009-03-04 14:52:13
si saya ajarin nak ghodel...
abraham     |222.124.228.xxx |2009-03-24 20:56:35
newbe tanya mas catatan.
1.Apakah dns yang kita pake sudah publish ke dunia luar alias internet.
2.Apakah dns yang kita buat bisa dipake acuan untuk setting domain pada nameservernya? makasi
catatan   |SAdministrator |2009-03-27 17:55:34
Saya jawab semampu saya yah

1. DNS yang kita buat bisa dipublish ke internet jika kita mempunyai IP public

2. Sebenarnya ketika kita mensetting DNS maka secara otomatis kita mensetting Nameserver
yolla  - udah aq coba   |125.165.158.xxx |2009-08-12 17:00:31
hii,, artikelnya bgs,,
tp pas aq cobain ngjalanin service named start nya failed y??

tp g ad tulisan eror nya salh dimana ya??

oiia ada 1 lg di piont k 7 qt mnambahkan named.ca gmna cr qt download named.root nya

makasi y
catatan   |SAdministrator |2009-08-13 20:39:59
Saya juga pernah mengalami hal seperti itu dimana errornya tidak muncul. Untuk melihat sebuah error sebaiknya lihat di:
/var/log/messages
maka di file tersebut akan ditampilkan secara lengkap tentang apa yang terjadi pada sistem linux kita termasuk error-error yang terjadi.
Biasanya error DNS yang anda tanyakan adalah karena kita tidak mempunyai file named.ca.

File named.ca bisa di peroleh dengan cara mendonlotnya (bisa dilihat di bagian III pada artikel ini dengan judul BIND). Setelah mendownload file tersebut rubah namanya menjadi named.ca.

Semoga membantu.
yolla  - ada lagi nih   |118.98.176.xxx |2009-08-14 10:02:22
maksi y sblumnya atas bantuannya,,
aq mw tanya lg nih file named.ca nya di copy ke dalam directori mana??
apakah sama dengan directori named.conf

makasi y
catatan   |SAdministrator |2009-08-14 13:50:09
Oh, itu tergantung kita mensetting namednya bagaimana. Kalau di artikel ini, penulis menaruhnya di folder data. Perhatikan konfigurasi named.conf untuk named.ca pada artikel ini:

zone "." IN {
type hint;
file "data/named.ca";
};

Disitu tertulis data/named.ca.
Itu berarti file named.ca ada di folder data.

Semoga membantu.
yolla  - masih g ad perbahannya   |118.98.176.xxx |2009-08-25 12:56:09
mav mw tanya lg,,

named.ca nya udah aq pindahin k var/named/chroot/var/named/data

tapi g ada perubahan pas dijalanin service named start nya masih failed
catatan  - re: masih g ad perbahannya   |SAdministrator |2009-08-25 14:40:19
Errornya apa?
Kalau memang tidak ditampilkan, coba ke file /var/log/messages maka di file tersebut akan ditampilkan errornya apa.
yolla  - udah jalan   |222.124.193.xxx |2009-08-27 10:21:29
makasi sblumnnya y,,

aq mw nanya lg

service named nya udah ok

tapi ada masalah baru

pas aq ketik perintah nslookup example.com

request time out;;connection can be reach

makasi sblumnyaa
catatan   |SAdministrator |2009-08-28 10:17:21
Jadi, Konfigurasi sudah tidak ada maslah ya. Siiplah.
Untuk mengetes DNS yang kita buat, gunakan perintah nslookup atau dig. Kalau ada masalah timeout coba cek apakah ada firewall atau SELinux yang berjalan di sistem kita. Jika memnag ada, coba matikan saja terlebih dahulu. Tapi jika memang keduanya sudah mati tetapi masih timeout, coba cek konfigurasi Forward dan Reverse zonenya. Mungkin ada kesalahan konfigurasi di kedua file tersebut.
Semoga Membantu
yolla  - makasi....   |222.124.193.xxx |2009-08-31 13:05:59
makasi banyak y tutorialnya sangad membantu sya.

sya mw tanya lagi
untuk mengetesya dari client kan??
bukan dari server..

tapi koq servernya unknow??
catatan   |SAdministrator |2009-08-31 14:54:12
Seharusnya untuk mengetes pertama kali apakah DNS yang kita buat berjalan atau tidak yaitu dari servernya sendiri. Kalau servernya OK, maka kemungkinan besar clien juga OK. Kalau server DNS tidak OK, maka kecil kemungkinan clien DNS OK.
yolla  - hmm   |222.124.193.xxx |2009-09-02 12:30:29
perintak untuk mengetes DNs yg qt buat jalan atau g' pke nslookup namadomain kan??

udah aq coba tapi destination unreachable

salah nya dmana y??

maaf y aqu banyak nanya2 maklum baru belajar

makasi
catatan   |SAdministrator |2009-09-03 14:29:10
Ya, Betul. Untuk mengetes apakah DNS yang kita buat bisa jalan atau tidak biga menggunakan nslookup atau dig.
Kalau ada error seperti destination unreachable, coba di cek apakah firewall dan SELinuxnya menyala dalam sistem atau tidak. Kalau memang menyala, matikan terlebih dahulu. Lalu cek hasilnya.
Kemudian cek apakah sistem kita terhubung dengan internet atau tidak. Jika memang terhubung, matikan terlebih dahulu koneksi internetnya karena dikhawatirkan nslookupnya langsung mencari di internet dan bukan di sistem kita.
Atau kalau kedua cara itu masih tidak berhasil, coba kirim skripnya ke situs ini. Mungkin ada kesalahan skrip.

Tenang saja lagi. Saya pun ketika pertama kali belajar DNS banyak nanya bahkan mungkin lebih banyak dari pada pertanyaan kamu kepada saya.

OK, semoga membantu.
jurmansyah  - Mohon bantuan     |210.79.216.xxx |2009-09-07 11:11:57
Halo mas, salam kenal..

Artikelnya mantap sekali, kebutulan saya jg sedang belajar konfigurasi server n lagi mentok di bagian DNS ne,,,

Mas, aku mau tanya untuk yang Konfigurasi "rndc key"...di akhir tulisan ada "Hapuslah dari baris options sampai selesai dan salin bagian yang tidak dihapus untuk ditaruh di file named.conf." itu maksudnya gimana ya?

Mohon pencerahannya, terima kasih
catatan   |SAdministrator |2009-09-08 13:39:31
Maksudnya begini, kan di file rndc.key ada banyak skrip tuh yang dimulai dari:
# Start of rndc.conf
sampai
# };
Nah, kalimat itu maksudnya kita menghapus dari bagian
#options {
sampai selesai.
Kemudian baris yang masih tersisa itu dimasukkan ke file named.conf.
Semoga Membantu
yolla  - udah jalan mas   |222.124.193.xxx |2009-09-08 10:06:58
mas makasi udah jalan DNS nya ternyata saya konfigurasinya di chroot/etc
ternyata di /etc aja
hehehehe

aq mw tanya lagi nih gimana ya cara buat ketika kita coba ketikkan di web broser client
nama DNS yang kita buat muncul sesuatu kaya web sederhana gitu,tapi masih di area local,,
makasi ya
catatan   |SAdministrator |2009-09-08 14:01:04
Oh begitu
Baguslah kalo begitu
Menurut sepengetahuan saya, itu bisa dilakukan yaitu dengan cara mengkonfigurasi file /etc/resolv.conf dan menempatkan IP server DNS kita di urutan paling atas dibandingkan dengan IP DNS dari ISP. Jadi misalnya kita membuat server DNS di IP 192.168.1.2 dan misalnya nama yang diambil adalah example.com, maka di file /etc/resolv.conf ditulis sebagai berikut:
nameserver 192.168.1.2
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx
nameserver xxx.xxx.xxx.xxx

Sehingga kalau ada yang memanggil example.net dari area lokal kita, maka file /etc/resolv.conf akan mencari diserver 192.168.1.2 terlebih dahulu. Jika ada, maka akan ditampilkan website tersebut. Namun jika di IP tersebut tidak ada maka akan dilempar ke IP berikutnya dan begitu seterusnya.
Semoga Membantu
yolla  - ada masalh lagi   |222.124.193.xxx |2009-09-08 14:29:49

mas aq mw tanya lagi,,
kemaren aq tes dari servrnya jalan
nah sekarang aq tes lg pke nslookup/dig g jalan

nih aq kirim script nya

/etc/named.conf

key "rndckey" {
algorithm hmac-md5;
secret
"ZJk0TlfVaxM4cPrk6fIuPN0xRdm7P4uIJ4IQdgYMmxHEV92xVgmqSewBrPo";
};

// kita asumsikan server kita mempunyai IP 192.168.1.2 yang melayani 192.168.1.0/24
controls {
inet 192.168.1.2 allow { 192.168.1.0/24; } keys { "rndckey"; };
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { "rndckey"; };
};

options {
directory "/var/named";
listen-on {192.168.1.2; };

/*
* If there is a firewall between you and nameservers you want
* to talk to, you might need to uncomment the query-source
* directive below. Previous versions of BIND always asked
* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
* port by default.
*/
query-source address * port 53;
};

server 192.168.1.2 {
keys { rndckey; };
};


// Kita asumsikan dns server kita adalah tk.net
zone "tk.net" IN {
type master;
file "data/tk.net.zone";
allow-update { none; };
};

// Kita asumsikan bahwa zona reverse kita adalah 1.168.192
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/1.168.192.zone";
};
// end of named.conf[/color]

/etc/resolv.conf
search tk.net
nameserver 192.168.1.2[/color]

/var/named/chroot/var/named/data/tk.net.zone

[color=green]$TTL 38400 ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.tk.net. admin.tk.net. (
2007020400 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
NS ns1.tk.net.
A 192.168.1.2
MX 10 mail.tk.net.
ftp IN CNAME ns1
mail IN CNAME ns1
ns1 IN A 192.168.1.2
www IN CNAME ns1


#nano /var/named/chroot/var/named/data/1.168.192.zone

[color=red]$TTL 38400 ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.tk.net. admin.tk.net. (
2007020404 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
@ NS ns1.tk.net.
2 IN PTR yolla.tk.net


ip komputer kita set sama dengan ip DNS kan mas??

mohon bantuannya lg y,,
makasi..
yolla  - masih ada yang salah   |222.124.193.xxx |2009-09-08 14:36:07
mas aq mw tanya lagi,,
kemaren aq tes dari servrnya jalan
nah sekarang
aq tes lg pke nslookup/dig g jalan

nih aq kirim
script nya

#/etc/named.conf
key "rndckey" {
algorithm hmac-md5;
secret
"ZJk0TlfVaxM4cPrk6fIuPN0xRdm7P4uIJ4IQdgYMmxHEV92xVgmqSewBrPo";
};

// kita asumsikan server kita mempunyai IP 192.168.1.2 yang melayani 192.168.1.0/24
controls {
inet 192.168.1.2 allow { 192.168.1.0/24; } keys { "rndckey"; };
inet 127.0.0.1 allow { localhost; } keys { "rndckeys"; };
};

options {
directory "/var/named";
listen-on {192.168.1.2; };

/*
* If there is a firewall between you and nameservers you want
* to talk to, you might need to uncomment the query-source
* directive below. Previous versions of BIND always asked
* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
* port by default.
*/
query-source address * port 53;
};

server 192.168.1.2 {
keys { rndckey; };
};

// Kita asumsikan dns server kita adalah tk.net
zone "tk.net" IN {
type master;
file "data/tk.net.zone";
allow-update { none; };
};

// Kita asumsikan bahwa zona reverse kita adalah 1.168.192
zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/1.168.192.zone";
};
// end of named.conf
yolla  - lanjutannya   |222.124.193.xxx |2009-09-08 14:39:13
#resolv.conf
search tk.net
nameserver 192.168.1.2

#nano /var/named/chroot/var/named/data/tk.net.zone

$TTL 38400 ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.tk.net. admin.tk.net. (
2007020400 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
NS ns1.tk.net.
A 192.168.1.2
MX 10 mail.tk.net.
ftp IN CNAME ns1
mail IN CNAME ns1
ns1 IN A 192.168.1.2
www IN CNAME ns1

#nano /var/named/chroot/var/named/data/1.168.192.zone
$TTL 38400 ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.tk.net. admin.tk.net. (
2007020404 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
@ NS ns1.tk.net.
2 IN PTR yolla.tk.net
catatan   |SAdministrator |2009-09-08 15:09:04
Oh jadi nama hostname kamu adalah tk.net ya? Lalu bagaimana cara kamu tahu
bahwa
server dns kamu sudah jalan kalau tidak menggunakan nslookup
atau dig?
Lalu kamu mencoba nslookup dan dignya itu dari mana? Dari
servernya atau dari klien? Kalau dari klien maka alamat DNS klien itu harus
diganti ke 192.168.1.2.
Lalu kalau kemarin katanya servernya jalan
berarti nslookup atau dignya berhasil kan? Dan sekarang ketika nslookup dan
dig dijalankan menjadi gagal ya? lalu, apakah kemarin servernya
dimatikan atau tidak. Kalau dimatikan mungkin service bind-nya belum
dinyalakan ketika servernya dihidupkan. Coba hidupkan bind
dengan cara:
service named start

Sebelumnya saya mau tanya, apakah kamu
terhubung dengan internet atau tidak? Kalau
terhubung, maka matikan dulu
koneksi internetnya. Kalau sudah, rubah di file
resolv.conf mu itu.
Seharusnya
catatan   |SAdministrator |2009-09-08 15:10:47
kata-kata search tk.net dihilangkan dan cukup ditulis menjadi seperti ini di file tersebut:

nameserver 192.168.1.2

Dan sekarang coba restart namednya dan jalankan nslookup dan dig.

Semoga Membantu
Andrie  - Pusiiiiiiiing   |202.70.50.xxx |2009-10-24 14:14:37
salah dimana ya kalo muncul pesan error :
locating /var/named/chroot//etc/named.conf failed

tolong dong ni skripsi saya, sk nyya habis tanggal 11 nov ???
catatan   |SAdministrator |2009-10-28 15:19:44
Kamu salah menulis folder ya?
Coba lihat:
/var/named/chroot//etc/named.conf failed

Mungkin yang benar:
/var/named/chroot/etc/named.conf

Semoga Membantu
yolla  - maaf bru muncul kembali   |222.124.193.xxx |2009-10-28 12:24:22
allo mas maaf bru muncul lagi,,
dnsnya udah jalan masalahnya kemaren gra2 servicenya g di jalanin hbs servernya mati,,

saya mau tanya lagi boleh y,,

aq di suruh buat dns cache poisoning tp aq g tw palikasinya n cara pakenya,,
mohon bantuannya y mas,,
makasi..
catatan   |SAdministrator |2009-10-28 15:31:38
DNS cache poisoning merupakan sebuah teknik serangan terhadap DNS sehingga cache dari DNS dapat dikontaminasi oleh penyerang. Biasanya hal ini terjadi pada ISP-ISP. Untuk lebih jelasnya silahkan lihat di:

http://www.cert.or.id/~budi/courses/ec5010/projects/sandi-report.pdf

http://henry.gultom.or.id/index.php/archives/category/dns/


http://tunggul.staff.uns.ac.id/2008/08/07/test-dns-terhadap-bug-dns-cache-poisoning/
yolla  - makasi banyak y   |222.124.193.xxx |2009-10-29 13:13:16
mas maksi banyak y....

mas ggimana cara buat dns untuk cache nya aja jd kita bisa koneksi k internet pke dns dr ISP/kampus namun melewati DNS lokal yg kita buat

makasi y
catatan   |SAdministrator |2009-10-29 19:38:46
Maaf, tapi saya kurang paham dengan pertanyaanmu. Namun, sejauh yang saya tangkap dari pertanyaanmu itu bagaimana caranya agar orang lain yang mengakses internet melewati server DNS kita. Benar begitu?
Kalau benar, tinggal bilang saja ke user yang internet agar DNSnya dirubah ke IP server DNS kita. Jadi kalau IP kita 192.168.1.2 maka kalau usernya menggunakan linux, file resolv.conf nya diisi dengan IP 192.168.1.2.
Namun dengan syarat, server DNS kita dapat terhubung dengan ISP. Jadi seolah-olah server DNS kita menjadi "Gateway DNS".
Semoga Membantu.
Si manis  - tanya peletakan ip public   |222.124.198.xxx |2009-11-05 08:37:50
Mas nanya dong... Kalau maisalnya saya memiliki 4 ip public address(202.10.10.1-4), saya ingin memakai ip tersebut utk mail sever(202.10.10.1),web server (202.10.10.2),ftp server(202.10.10.3),dan dns server(202.10.10.4)... Gimana konfigurasinya...terutama peletakan ip tersebut di bind agar dapat di akses dari luar...???
Atas jawabannya saya ucapkan terimakasih....
catatan   |SAdministrator |2009-11-05 11:01:39
Ip-Ip tersebut diletakkan di bagian zone forward dan zone reverse.Kalau boleh disarankan sebaiknya IP dns server dan mail server disatukan saja sehingga konfigurasinya lebih mudah. Kira-kira mungkin seperti ini di zona forward:
NS ns1.example.com.
A 202.10.10.1
MX 10 mail.example.com.
ftp IN A 202.10.10.3
mail IN CNAME ns1
ns1 IN A 202.10.10.1
www IN A 202.10.10.2
Dan di zona reverse:
NS ns1.example.com.
1 IN PTR mail.example.com
2 IN PTR web.example.com
3 IN PTR ftp.example.com
Tapi harus diingat Konfigurasi yang saya berikan di atas mungkin bisa jalan atau tidak. Tapi yang terpenting adalah kamu paham tentang konsep DNS terlebih dahulu. Soal konfigurasinya, sebaiknya dicoba-coba saja dahulu agar dapat berjalan sesuai dengan yang diinginkan (Ingat prinsip anak IT: Trial and error).
Semoga Membantu.
Si manis  - makasih...   |222.124.198.xxx |2009-11-05 14:24:01
Ns itu klo ga salah ip dns server bukan?...klo iya gimana nambah ip dns server itu jd 2 yaitu ip private 192.168.0.1dan ip public 202.10.10.1
jadi dns tersebut bisa diakses dari lokal...
Oh sekalian deh semua server itu pnya 2 ip baik public maupun private ...jdnya si web,ftp,dan mail pnya 2 ip public dan private...nambahin di bind nya gmn....

makasih dah mau jawab lagi...
catatan   |SAdministrator |2009-11-05 17:20:53
NS itu adalah NameServer dan bukan IP DNS Server. Tapi NS mempunyai IP DNS Server. Perhatikan perbedaannya:
NS=ns1.example.com
NS ini mempunyai IP 192.168.1.2
Ngerti perbedaannya sekarang?

Servermu punya 2 NIC? Kalau iya, konfigurasi saja NIC 1 untuk local dan NIC 2 untuk publik. Tapi Kalau hanya 1 NIC, buat saja virtual Network. Jadi di dalam servermu ada 2 IP yaitu publik dan lokal.

Semoga Membantu.
Si manis  - re: makasih...Tambahan dikit   |222.124.198.xxx |2009-11-05 15:05:49
Si manis wrote:
Ns itu klo ga salah ip dns server bukan?...klo iya gimana nambah ip dns server itu jd 2 yaitu ip private 192.168.0.1dan ip public 202.10.10.1
jadi dns tersebut bisa diakses dari lokal...
Oh sekalian deh semua server itu pnya 2 ip baik public maupun private ...jdnya si web,ftp,dan mail pnya 2 ip public dan private...nambahin di bind nya gmn....

makasih dah mau jawab lagi...

Sorry tambahan lagi dikit klo ga salah ip privatenya di konfigur di interfacenya si server kan...bukan di bind...Tolong jelasin....
catatan   |SAdministrator |2009-11-05 17:21:45
Iya, konfigurasi di server seperti biasa dan bukan di BIND.
Si manis  - re:   |222.124.198.xxx |2009-11-08 00:16:59
catatan wrote:
NS itu adalah NameServer dan bukan IP DNS Server. Tapi NS mempunyai IP DNS Server. Perhatikan perbedaannya:
NS=ns1.example.com
NS ini mempunyai IP 192.168.1.2
Ngerti perbedaannya sekarang?

Servermu punya 2 NIC? Kalau iya, konfigurasi saja NIC 1 untuk local dan NIC 2 untuk publik. Tapi Kalau hanya 1 NIC, buat saja virtual Network. Jadi di dalam servermu ada 2 IP yaitu publik dan lokal.

Semoga Membantu.


Maaf pak maksud virtual network apa? Virtual host yg di apache atau interface virtual eth0 ? Tolong jelasin yg lengkap ?
catatan   |SAdministrator |2009-11-09 10:01:44
Vurtual network merupakan sebuah network virtual yang dibuat untuk membuat lebih dari 1 koneksi sedangkan sistem hanya mempunyai 1 NIC. Untuk lebih jelasnya, silahkan baca disini:

http://www.cyberciti.biz/tips/howto-configure-lin-lux-virtualocal-area-network-vlan.html

Untuk membuatnya hanya tinggal mengkopi file ifcfg-eth0 yang ada di /etc/sysconfig/network-script/ dengan virtual network yang akan kita buat misalnya menjadi ifcfg-eth0:1. Lalu di ifcfg-eth0:1 rubah bagian DEVICE menjadi eth0:1 lalu IPADDR menjadi ip yang diinginkan lalu direstart networknya. setelah itu coba lihat hasilnya dengan ifconfig. Kalau hasil eth0:1 ada, maka virtual network sudah berhasil dilakukan. Kemudian coba di ping dan seharusnya network virtual dapat di ping.

Semoga Membantu
yolla  - mass aq mw nanya lg DNS sebagai gateway   |118.98.176.xxx |2009-11-23 15:30:10
- mas kl qi bwt dns cuma sebagai cahe nya saja bisa di katakan jg se bagai gateway g??
- trus kl qt cuma buat sebagai cache udah bisa dikatakan sebagai DNS server g y??
kan DNS itu menterjemahkan IP jd nama n nama jd IP
-apa manfaat/ keuntungan menbangun dns server cuma sebagai cache pada jaringan lokal
- berapa lama y suatu domain bisa di simpan d dalam cache, truzz bisa g kita liat domain apa ja yang udah di simpan di dalam cache tersebut n perintah nya apaan y?
- yang terakhir apa tujuan n manfaat membangun dns server untuk jaringan lokal baik sebagai primary.secondary maupun sebagai cache

mas maaf bgt aq banyak nanya
aq masih bingung
makasi y..
catatan   |SAdministrator |2009-11-24 16:17:37
Saya akan menjawab pertanyaanmu sepanjang yang saya bisa jawab ya dan mungkin tidak berurutan seperti pertanyaanmu itu

Yang namanya gateway itu kan sebuah istilah yang dipergunakan dalam komputer untuk sebuah device dimana device itu menjadi penghubung antara satu device dengan device yang lain. Atau lebih khususnya lagi antara jaringan luar (internet) dengan jaringan dalam (lokal). Jadi sepanjang device tersebut menghubungkan jaringan luar dengan jaringan dalam maka disebut juga dengan gateway apa pun bentuknya dan apa pun softwarenya.

Lalu, sepertinya kamu masih bingung ya perbedaan antara server dns, cache dns dan client dns? Mari kita defnisikan satu-satu:

DNS CACHE : mencari alamat/address dari suatu host di internet. Ketika suatu browser ingin menghubungi bayu.blitar.org, pertama akan menanyakan ke DNS CACHE, seperti dnscache bind, untuk menemukan IP address dari bayu.blitar.org. ISP menjalankan dnscache untuk mencari IP addresses yg diminta oleh pelanggan mereka. Jika anda sedang memakai PC sendiri di rumah, anda bisa menjalankan dnscache sendiri untuk mempercepat akses browsing.

DNS SERVER: menyebarkan (publishing) address host internet. IP address dari bayu.blitar.org disebarkan (di publish) oleh DNS Server, BIND; network/system administrator menjalankan BIND untuk menyebarkan IP address dari komputer server DNS. BIND juga mempunyai special-purpose server untuk menyebarkan DNS walls dan RBLs.

DNS Client: untuk berbicara dengan sebuah DNS cache. BIND mempunyai sebuah DNS client C library dan beberapa command-line DNS client utility. Programmer menggunakan tool ini untuk mengirimkan permintaan ke DNS cache.

(http://bayu.blitar.org/index.php/dns-cache-dns-server-dns-client/)

Saya rasa dengan kamu memahami definisi di atas, kamu bisa menjawab pertanyaan kamu sendiri, bukan?

Lalu mengapa kita membuat secondary server untuk DNS? karena jika server DNS yang utama (primer) mati, maka server secondary bisa langsung mengambil alih tugas server primer tersebut.

Mungkin url ini berguna untukmu jika ingin mengetahui jawaban dari pertanyaan-pertanyaanmu itu:
http://www.rootsecure.net/content/downloads/pdf/dns_cache_snooping.pdf
http://en.wikipedia.org/wiki/Domain_Name_System
http://www.zytrax.com/books/dns/ch4/

Semoga Membantu
yolla  - makasi info nya   |125.162.88.xxx |2009-11-24 17:45:33
mas makasi banyak y infonya,,
ntar kl aq masih bingung boleh nanya2 lg y
catatan   |SAdministrator |2009-11-25 13:28:26
Oke.
Sepanjang yang bisa saya jawab, Insya Allah saya akan jawab.
centos54  - tanya,..mohon infonya     |202.159.71.xxx |2010-02-22 17:53:25
punten ya mas, kalo saya langsung nanya tanpa basa basi dulu ,..btw
mas kalo bedanya configurasi dns manual seperti ini dengan cara kita menggunakan webmin terletak dimananya yah mas,..terus jika kita berhasil melakukan konfigurasi dengan webmin dan juga configurasi manual apakah akan terjadi konflik,..satu lagi kalo misal kita konfigurasi manual,apakah settingannya bisa muncul di webmin dan bisa kah kita merubah konfigurasi yang tadi di dalam webmin,terima kasih mas
catatan   |SAdministrator |2010-02-24 15:19:50
Tenang aja mas, gak apa-apa kok
Sama saja sebenarnya apakah kita menggunakan manual (baca konsol) atau menggunakan webmin. Webmin itu dibuat untuk mempermudah Administrator untuk mengkonfigurasi sistem linuxnya dengan cara GUI seperti yang ada dalam OS Windows. Jadi kalau kita sudah melakukan sesuatu misalnya dengan mengkonfigurasi DNS melalui konsol, maka konfigurasi tersebut akan muncul di webmin, begitu juga sebaliknya.

Apakah terjadi konflik? Bisa saja, jika ada 2 orang mengkonfigurasi sesuatu. Yang satu menggunakan konsol yang satu lagi menggunakan webmin dan disimpan dalam waktu yang sama. Tetapi apakah itu mungkin terjadi?

Semoga Membantu
centos54  - re:     |202.159.71.xxx |2010-02-25 12:02:18
catatan wrote:
Tenang aja mas, gak apa-apa kok
Sama saja sebenarnya apakah kita menggunakan manual (baca konsol) atau menggunakan webmin. Webmin itu dibuat untuk mempermudah Administrator untuk mengkonfigurasi sistem linuxnya dengan cara GUI seperti yang ada dalam OS Windows. Jadi kalau kita sudah melakukan sesuatu misalnya dengan mengkonfigurasi DNS melalui konsol, maka konfigurasi tersebut akan muncul di webmin, begitu juga sebaliknya.

Apakah terjadi konflik? Bisa saja, jika ada 2 orang mengkonfigurasi sesuatu. Yang satu menggunakan konsol yang satu lagi menggunakan webmin dan disimpan dalam waktu yang sama. Tetapi apakah itu mungkin terjadi?

Semoga Membantu


owh gitu,saya paham,.ini cerita waktu pertama membuat dns server dengan bind lewat console saya belum, berhasil kemudian saya cari tutorial lain dan menemukan tutor dengan webmin kemudian saya lakukan dan berhasil,lalu saya liat konfigurasi konsole nya ada di webmin,..sekarang saya paham alasannya,...

hatur nuhun terima kasih pisan mas
catatan   |SAdministrator |2010-03-01 10:54:32
Mas Centos 54,
Sebenarnya instal dns server lewat bind itu sama dengan instal dns lewat console. Maksud instal lewat console disini yaitu instal bukan dengan menggunakan GUI. jadi console disini bukan aplikasi tertentu untuk menginstal sesuatu seperti dns. Paham kan?

Semoga membantu
deandre  - bingung   |114.121.241.xxx |2010-04-03 12:56:45
bagai mana printahnya menon-aktifkan firewall dan SELinuxnya?
deandre  - perintah untuk menonaktifkan firewall   |114.121.241.xxx |2010-04-03 12:59:36
bagai mana printahnya menon-aktifkan firewall dan SELinuxnya? coz trlanjur di aktifkan firewall dan SELinuxnya pada seblum setting.
catatan   |SAdministrator |2010-04-07 09:56:52
Ketikkan perintah berikut di linux:

# setup

Lalu pilih bagian Firewall Configuration.

Kemudian pada Security Level dan SELinux pilih Disabled. Terus pilih OK dan pilih Quit. Dengan begitu Firewall dan SELinux sudah dinonaktifkan dalam sistem.
deandre  - masalah lagi   |118.98.201.xxx |2010-04-08 09:54:45
thnks gan.,.,.. udh berhasil. tpi da masalah baru nich.

ketika di browser client saya ketik ip 118.98.201.195 dia mau tmpil. tetapi ketika saya ketik nama domain ict-oi.net koq g mau tmpil ya?

padahal di server saya ketik di nslookup ict-oi.net berhasil. dan saya ping di server ict-oi.net juga berhasil. pa masalah n' solusinya ya supaya di client ketika browsing ict-oi.net bisa tampil ?
catatan   |SAdministrator |2010-04-08 15:09:19
Halo Mas Deandre,
Apakah di klien tersebut sudah di tulis DNS servernya?
Untuk lebih jelasnya silahkan lihat ke :

http://catatanlepas.com/komputer/37-aplikasi-linux/62-membuat-server-dns-backup-di-centos-5.html

Semoga Membantu
deandre   |118.98.201.xxx |2010-04-09 09:00:00
itu pkek ip public mas.,.,..

coba mas browsing 118.98.201.195 nanti akan tampil tulisan "Masih dalam perbaikan"

tetapi msal mas browsing pkek www.ict-oi.net maka dia tiadak akan tampil tulisan "Masih dalam perbaikan".

nah yg saya tanyakan kenapa koq waktu browsing pkek ip dia akan tampil sedangkan kalau browsing pkek www.ict-oi.net dia tidak akan tampil ? gmna caraNya kalau browsing pkek www.ict-oi.net bisa tampil. trims sebelumnya
catatan   |SAdministrator |2010-04-09 21:26:46
Halo mas deandre,
setelah saya mengecek situs itu baik melalui ip ataupun domain hari Jumat jam 21 malam ternyata sama sekali tidak bisa di akses tuh.

Kalau misalnya ada perbedaan pada saat mengakses situs tersebut dimana menggunakan IP bisa diakses sedangkan menggunakan domain tidak bisa diakses, maka hubungi ISP situs tersebut.

Semoga Membantu.
deandre   |118.98.201.xxx |2010-04-10 08:49:33
oh.,.,.. mohon maaf. karena server ini dalam percobaan n' tmptNya di kantor maka aktifNya jam 08.00 s/d jam 02.00 siang mas.

mksudnya menghubungi ISP situs tersebut itu kemana ya?
catatan   |SAdministrator |2010-04-12 07:44:39
Oh, jadi situs tersebut tidak dihosting ke ISP.
Kalau begitu bisa tidak diberikan konfigurasi DNSnya baik itu zona forward maupun reversenya serta file resolvenya?
online...   |118.96.11.xxx |2010-05-04 12:06:00
kasih jempol lah buat tutorialnya.....
catatan   |SAdministrator |2010-05-04 14:36:51
Terima Kasih.
online  - mr     |118.96.11.xxx |2010-05-14 21:15:32
rndc: connect failed: 127.0.0.1#953: connection refused
named (pid 4237) is running...

mas punya saya muncul pesan di atas..kenapa tuh?
catatan   |SAdministrator |2010-05-18 11:35:12
Halo mas Online,
Error tersebut pada saat menggunakan perintah apa?

Dan bisa dilihat file named.conf-nya seperti apa?
online  - re:     |118.96.11.xxx |2010-05-22 16:07:05
catatan wrote:
Halo mas Online,
Error tersebut pada saat menggunakan perintah apa?

Dan bisa dilihat file named.conf-nya seperti apa?


error nya pas di start mas #service named start
catatan   |SAdministrator |2010-05-24 08:28:16
Halo mas online,
Bisa dilihat konfigurasi file named.conf-nya?
Anonymous  - re:   |118.96.11.xxx |2010-05-24 22:25:58
catatan wrote:
Halo mas online,
Bisa dilihat konfigurasi file named.conf-nya?[/quote][quote=catatan]Halo mas online,
Bisa dilihat konfigurasi file named.conf-nya?


#start of rndc.conf
key "rndckey" {
algorithm hmac-md5;
secret "i66yvQzNG29YSC/bbAALJQ==";
};
controls {
inet 192.168.0.1 allow { 192.168.0.0/24; } keys { "rndckey"; };
};

options {
directory "/var/named";
pid-file "/var/run/named/named.pid";

/*
* If there is a firewall between you and nameservers you want
* to talk to, you might need to uncomment the query-source
* directive below. Previous versions of BIND always asked
* questions using port 53, but BIND 8.1 uses an unprivileged
* port by default.
*/
query-source address * port 53;

// so people can't try to guess what version you're running
version "REFUSED";

allow-query {
any; };
};

server 192.168.0.1 {
keys { rndckey; };
};

zone "." IN {
type hint;
file "data/named.ca";
};


zone "xxxxxx.net" IN {
type master;
file "data/xxxxx.net.zone";
allow-update { none; };
};


zone "0.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/0.168.192.zone";
};
// end of named.conf
catatan   |SAdministrator |2010-05-25 10:00:04
Halo mas,
Mungkin forum ini bisa membantu mas:

http://www.linuxquestions.org/questions/linux-networking-3/bind9-ndc-command-failed-rndc-connect-failed-connection-refused-230661/
Yudi  - Terima kasih     |202.129.190.xxx |2010-06-24 14:39:29
Thx for this great article, coincidence my office wants me to make our own dns server and it happends that your website have wrote this tutorial, thxx so much mas brooo. success always to you..
catatan   |SAdministrator |2010-06-24 15:15:43
Thank You.
Yudi  - Terima kasih     |202.129.190.xxx |2010-06-24 14:41:32
oh ya, kapan2 kita nongkrong bareng yuk, ngopi sambil melihat pemandangan yg indah dan tuk diskusi
catatan   |SAdministrator |2010-06-24 15:15:58
Tongkrong-tongkrong ...?
onlinebae  - rndc   |118.96.11.xxx |2010-08-22 04:48:28
mau tanya neh...kalo bikin dns server tanpa rndc dampaknya apa ya?


Terima kasih
catatan   |SAdministrator |2010-08-23 17:25:05
Sepanjang yang saya ketahui, rndc key digunakan untuk mengendalikan operasi dari server DNS.

Saya memang belum pernah mencoba untuk membuat server DNS tanpa rndc, tetapi mungkin server DNS akan mengalami disfungsi. Namun kerusakan secara lebih khusus saya belum tahu.

Semoga membanu
Ronny  - Mr   |117.102.84.xxx |2010-09-27 06:08:32
Mas kok diping dari client kok tidak bisa yak. maaf newbie..

// kita asumsikan server kita mempunyai IP 192.168.1.2 yang melayani 192.168.1.0/24
controls {
inet 192.168.1.2 allow { 192.168.1.0/24; } keys { "rndckey"; };
};
catatan   |SAdministrator |2010-09-27 09:45:01
Diping dari client gak bisa?
Apakah server DNS-nya menggunakan IP publik atau IP Privat?
Maaf, saya agak bingung dengan pertanyaannya.
nunu     |114.79.55.xxx |2010-10-05 12:37:10
edited
mas,,langsung aja yah
saya mo tanya,,kenapa kalo di service named restart bisa,,tapi di nslookup ga bisa?'
saya udah ikutin tutorial yang ada di halaman ini

makasih..
salam kenal..
catatan   |SAdministrator |2010-10-05 14:22:59
Maksudnya ketika dicoba menggunakan nslookup gitu ya? errornya apa?
jele  - perbedaan database server dan DNS server   |110.137.231.xxx |2010-10-13 14:37:05
Om .. maaf yah nmau nanya kalo perbedaan database server sama dns server kayak gmn yah ??
mohon bantuannya ..
catatan   |SAdministrator |2010-10-14 20:32:25
Kalau database server itu untuk database sedangkan kalau DNS server itu untuk internet.

Semoga membantu
jule   |110.137.231.xxx |2010-10-13 14:38:48
om maaf mau nanya lagi .. .. ..
kalo tujuan membuat DNS pada komputer server apa yah??

catatan   |SAdministrator |2010-10-14 20:36:04
Dengan DNS, sebuah alamat IP dapat dipetakan ke dalam hostname dan domain name yang lebih mudah diingat oleh manusia. Adalah lebih mudah bagi kita untuk mengingat nama www.google.com dibandingkan dengan 66.249.89.99.

Perlu diketahui bahwa tidak perlu membuat DNS server pada semua server. Biasanya DNS server digunakan oleh para ISP atau untuk membuat DNS lokal. Sedangkan serevr-server yang ingin terhubung ke internet cukup hanya menuliskan IP server DNS saja.

Semoga Membantu
rantsa     |175.45.184.xxx |2010-11-01 13:15:46
sip mas tutorialnya, nyoba2 buat DNS server local dengan mengikuti tutorial ini berhasil, baik dari servernya sendiri dan clientnya berjalan lancar
maksih bnyak mas
catatan   |SAdministrator |2010-11-02 16:53:49
Alhamdulillah
foreverma  - newbie     |125.165.110.xxx |2010-11-05 10:42:43
mohon bantuannya dong agan2. saya newbie sm centOS nih.
mau tanya, kalau install DNS server ini centoOS ny yg GNOME /KDE biasa atau kita buat jd server dulu??
tlg pencerahan.
catatan   |SAdministrator |2010-11-05 14:48:24
Mas Foreverma,
GNOME/KDE merupakan GUI dari linux yang paling terkenal dan hal ini tidak berpengaruh dengan sistem linux yang ada di dalamnya. Hanya saja jika menggunakan GUI (GNOME/KDE), server linux akan berat. Maka dari itu, lebih banyak server yang tidak menggunakan GUI, hanya konsol saja.

Jadi itu terserah mas, apakah menggunakan GUI atau tidak. Sistem di linux seperti DNS, squid, dan lain sebagainya akan tetap berjalan lancar.

Semoga Membantu
foreverma  - re: Admin     |125.165.110.xxx |2010-11-12 13:31:12
terimakasih byk mas, sangat membantu. btw, panggil saya "mbak" saja. saya perempuan.
catatan   |SAdministrator |2010-11-12 19:42:37
Oh begitu ya ...
Maaf mas eh mba
Soalnya saya tidak tahu
toro mail  - newbie   |222.124.43.xxx |2010-11-23 19:55:16
mas.. artikel kueren kali itu!

aku masih newbie... ! tapi mw tanya nie,
server kita bisa diterbangin ga mas ke internet kan udah langganan speedy?

seperti server DNSnya, Webnya, emailnya?

terima kasih atas bantuannya..
catatan   |SAdministrator |2010-11-23 23:07:03
Diterbangin?
maksudnya apa ya?
badrul  - named.root ?   |125.165.191.xxx |2011-03-03 21:45:36
mas, pada langkah 6. saya nyoba centos di vmware, tapi setlah dilihat gak ada named.root.
gimana solusinya?
tks
catatan   |SAdministrator |2011-03-07 10:09:11
Oh, named.root itu di download dari:

ftp://ftp.rs.internic.net/domain/named.root

Kemudian, namanya diganti menjadi named.ca.

Semoga Membantu.
drq   |180.241.97.xxx |2011-04-28 11:26:40
boss kalo messagenya :

[root@dhcppc2 etc]# nslookup lpse.sabangkota.go.id
Server: 192.168.1.1
Address: 192.168.1.1#53

** server can't find lpse.sabangkota.go.id: NXDOMAIN

gimana ni.....
catatan   |SAdministrator |2011-04-29 19:49:12
Halo drq,
Coba dilihat forward zone, reverse zone, named.conf, dan file resolv anda.
hadi   |202.152.243.xxx |2011-07-12 18:52:03
boss,,kok setting DNS di centos 5.5 mengikuti langkah2 diatas gk bisa yah?mohon pencerahannya
catatan   |SAdministrator |2011-07-13 15:17:41
halo hadi,
gak bisanya di bagian apa?
notifikasi errornya mana?
biston  - setting vps jadi hosting + domain   |184.82.11.xxx |2011-08-21 04:48:58
salam kenal !!!
mohon diberi gambaran
saya beli 2 domain, mis biston.web.id dan biston.co.id
kemudian saya punya VPS dengan ip 184.82.12.55

di vps saya sudah upload beberapa file dengan lokasi di
/var/www/html/webid jika dibuka di http://184.82.12.55/webid
dan
/var/www/html/coid jika dibuka di http://184.82.12.55/coid

pertanyaannya, bagaimana agar domain
biston.web.id akses ke http://184.82.12.55/webid
dan
biston.co.id akses ke http://184.82.12.55/coid

apakah bisa dengan membuat settingan di VPS
catatan   |SAdministrator |2011-08-24 15:37:52
Halo biston,
DNS server bisa dibuat di VPS.

Kemudian untuk membuat 2 domain dalam satu IP publik sebenarnya sama saja dengan membuat 1 domain dalam satu IP publik. Di file named.conf misal di set sebagai berikut:


zone "biston.web.id" IN {
type master;
file "data/biston.web.id.zone";
allow-update { none; };
};

zone "biston.co.id" IN {
type master;
file "data/biston.co.id.zone";
allow-update { none; };
};

zone "12.82.184.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/12.82.184.zone";
};
// end of named.conf

Terus di zone forwardnya bikin 2 file seperti yang ada di tutorial dan zone reverse cukup 1 file aja. Kemudian jika untuk situsnya diset di bagian file httpd.conf pada bagian virtual domain.

Semoga Membantu
sutarno   |124.81.106.xxx |2011-11-10 09:44:02
Bagaimana jika ada 5 domain dan masing2 domain tersebut berada pada ip yang berbeda.
catatan   |SAdministrator |2011-11-10 17:26:10
Halo sutarno,
Gak masalah. Masukkan aja di zone forward ip-ip dan domain-domainnya.

Semoga Membantu
sutarno  - re:   |124.81.106.xxx |2011-11-13 07:06:35
Trimakasih Mas ,

Saya sedang mencoba Tutorial ini, namun di step ini tidak bisa create yang baru, setelah bind nya saya update.

[root@sis etc]# rndc-confgen > rndc.key
bash: rndc-confgen: command not found


ada solusi mas
catatan   |SAdministrator |2011-11-14 09:13:13
Halo sutarno,
Coba cek dengan menggunakan perintah:

# whereis rndc-confgen
sutarno  - re:   |124.81.106.xxx |2011-11-14 15:31:51
Trimakasih mas replynya,
Bagaimana kalo server http hanya 1 tapi subdomainnya ada beberapa, ( contoh: http://192.168.140.182/stockit/ ; http://192.168.140.182/datait ; http://192.168.140.182/internal ; dan yang lainnya )

salam
catatan   |SAdministrator |2011-11-15 13:20:41
Halo Sutarno,

Bisa kok, satu server dengan banyak domain/subdomain yaitu dengan menggunakan fitur virtual host di apache.

Semoga Membantu
faqih  - rndc.key eror     |203.190.247.xxx |2011-12-01 11:26:10
mohon bantuannya mas, saya coba jalanin
service named start
hasilnya:
Starting named:
Error in named configuration:
/etc/rndc.key:6: 'options' redefined near 'options'

itu kenapa ya mas??

kalo
service named status
hasilnya :
WARNING: key file (/etc/rndc.key) exists, but using default configuration file (/etc/rndc.conf)
rndc: connect failed: 127.0.0.1#953: connection refused
named is stopped
catatan   |SAdministrator |2011-12-01 12:10:08
Halo faqih,
boleh dilihat file rndc.key-nya?
faqih     |203.190.247.xxx |2011-12-01 14:33:05
key "rndc-key" {
algorithm hmac-md5;
secret "CpLulcsjyuAuFLJkGf2kew==";
};

options {
default-key "rndc-key";
default-server 127.0.0.1;
default-port 953;
};

itu mas file rndc,key nya
catatan   |SAdministrator |2011-12-04 23:19:06
Halo faqih,
Jawabannya di bawah ya ...
faqih     |203.190.247.xxx |2011-12-01 14:34:03
key "rndc-key" {
algorithm hmac-md5;
secret "CpLulcsjyuAuFLJkGf2kew==";
};

options {
default-key "rndc-key";
default-server 127.0.0.1;
default-port 953;
};

ada yang salah ya mas?
catatan   |SAdministrator |2011-12-04 23:18:00
Halo Faqih,
Memang ada yang salah mas.
Seharusnya mas hanya mengambil hanya pada bagian ini saja:

key "rndc-key" {
algorithm hmac-md5;
secret "CpLulcsjyuAuFLJkGf2kew==";
};

Sedangkan lainnya dihapus atau di berikan tanda pagar di bagian kirinya.

Semoga Membantu
faqih  - service named start = [failed]   |203.190.247.xxx |2011-12-05 11:12:35
maaf mas nanya lagi
kalo di service named start hasilnya "starting named = [failed] ". itu kenapa mas?

kalo di service named status hasilnya "WARNING: key file (/etc/rndc.key) exists, but using default configuration file (/etc/rndc.conf)
rndc: connect failed: 127.0.0.1#953: connection refused
named is stopped". nah itu kenapa juga mas?

terimakasih sebelumnya
catatan   |SAdministrator |2011-12-05 11:44:09
Halo faqih,
Sepertinya itu karena imbas dari konfigurasi yang kemarin mas. Untuk gampangnya, mas coba remove bind semuanya terus install ulang lagi dan konfigurasi lagi.

Semoga Membantu
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-05 11:52:45
perintah remove bind gimana mas? maklum mas saya baru gunain linux
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 13:52:14
Mas Faqih,
Kalau terhubung ke internet, pake perintah:

# yum remove bind

Tapi kalau tidak, pake perintah:

# rpm -ef bind --nodeps

Semoga Membantu
faqih  - nanya named.root   |203.190.247.xxx |2011-12-05 16:17:11
7. Menambahkan named.ca
Setelah mendownload named.root, maka ubahlah namanya menjadi named.ca dengan cara

# mv named.root named.ca

download named.root itu maksudnya gimana mas? sebelumnya belum dibahas tuh soal named.root
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 13:55:25
Halo mas faqih,

File named.root itu merupakan file yang dibutuhkan untuk menginstal DNS Server. Coba baca pada bagian III. Filenya pun sudah disediakan dengan mendownload pada bagian III tersebut.

Semoga Membantu
faqih  - masih salah lagi   |203.190.247.xxx |2011-12-05 17:51:53
maaf mas
saya udah lakuin remove bind dan instal lagi tapi masih eror nih erornya :
Error in named configuration:
/etc/named.conf:37: missing ';' before '.'
/etc/named.conf:37: unknown option '.'
/etc/named.conf:55: unexpected end of input
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 13:56:14
Halo mas Faqih,
Bisa dilihat file named.conf-nya?
faqih  - error in named configuration   |203.190.247.xxx |2011-12-06 12:17:26
Error in named configuration:
zone example.com/IN: loading from master file data/example.com.zone failed: permission denied
zone example.com/IN: not loaded due to errors.
_default/example.com/IN: permission denied
zone 1.168.192.in-addr.arpa/IN: loading from master file data/1.168.192.zone failed: permission denied
zone 1.168.192.in-addr.arpa/IN: not loaded due to errors.
_default/1.168.192.in-addr.arpa/IN: permission denied
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 13:57:01
Halo mas faqih,

Bisa dilihat file 1.168.192.zona?
faqih  - re:   |203.190.247.xxx |2011-12-06 13:58:41
file 1.168.192
$TTL 38400 ; 10 hours 40 minutes
@ IN SOA ns1.example.com. admin.example.com. (
2007020404 ; serial
180 ; refresh (3 minutes)
360 ; retry (6 minutes)
604800 ; expire (1 week)
86400 ; minimum (1 day)
)
NS ns1.example.com.
2 IN PTR arfie.example.com
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:09:02
Halo mas Faqih,
Apakah file named.ca sudah di masukkan ke dalam sistem? Kemudian pada file /etc/resolv.conf ditulis apa?
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:07:52
file named.conf:

key "rndckey" {
algorithm hmac-md5;
secret "HegIBd7PDqYzCe5L0w==";
};

controls {
inet 192.168.1.2 allow {192.168.1.0/24; } keys { "rndckey"; };
inet 10.200.16.11 allow {10.200.15.128/25; } keys { "rndckey"; };
inet 10.200.16.11 allow { 10.200.15.128; } keys { "rndckey"; };
};
options {
directory "/var/named";
pid-file "/var/run/named/named.pid";
recursion yes;
allow-recursion {
192.168.1.2;
10.200.16.0/25;
10.200.15.128/25;
};
forwarders {
202.51.96.5;
202.51.96.10;
};
forwarders {
202.51.96.5;
202.51.96.10;
};
listen-on {
192.168.1.2;
10.200.16.11;
};
query-source address * port 53;
version "REFUSED";
allow-query { any; };
};

server 192.168.1.2 {
keys { rndckey; };
};

zone "." IN {
type hint;
file "data/named.ca";
};

#zone "nockplace.net.db"; {
#};

zone "example.com" IN {
type master;
file "data/example.com.zone";
allow-update { none; };
};

zone "1.168.192.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "data/1.168.192.zone";
};
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:17:47
Oh begitu.
IP 10.200.16.11 itu IP apa?
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:12:41
named.ca saya masukkan di /var/named/chroot/var/named/data

/etc/resolv.conf

nameserver 127.0.0.1
nameserver 192.168.17.12
nameserver 192.168.1.2
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:18:51
Wah, file resolver tidak boleh 127.0.0.1. Lalu IP 192.168.17.12 IP yang mana?

Coba pakai yang ini saja:

nameserver 192.168.1.2
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:20:43
jadi yang 127.0.0.1 itu dihapus?
192.168.17.12 itu dns server kantor mas, itu dihapus juga atau gimana?? maaf nih mas banyak nanya
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:27:56
DNS server kantor?
jadi kantor punya server DNS dong?
kalau gitu kenapa bikin server DNS lagi?
faqih  - re:   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:22:26
catatan wrote:
Oh begitu.
IP 10.200.16.11 itu IP apa?


itu udah ke setting dari awalnya mas,
apa dikasih tanda # aja atau gimana mas?
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:28:18
Boleh pakai tanda # atau dihapus juga boleh.
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:29:58
saya disuruh coba buat dns server di centos mas,
nah baiknya gimana tuh mas?
supaya saya bisa buat dns server?
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:40:43
Hmm ... gitu ya.
Sepertinya mas faqih belum paham ya dengan konsep DNS ya mas ya? Mungkin mas faham dengan langkah-langkah membuat DNS server tetapi mas sepertinya belum paham dengan konsep DNS itu sendiri.

Gini aja mas.

mas coba copy paste bulat-bulat tutorial saya yang diatas lengkap dengan IP-IPnya juga terus coba jalankan server DNS yang mas telah buat. Dan mas coba buatnya itu di virtual dulu menggunakan virtualBox atau vmware. Gitu aja dulu mas.

Semoga Membantu
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:46:14
iya betul sekali itu mas..
jadi instal dns servernya di vmware ?
kalo dns server dihapus file /etc/resolv.conf kira" gimana mas?
terima kasih mas udah bales
semoga dapet pahala ..
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 14:50:39
Hmm ... Menurut mas gimana coba?
Daripada pusing-pusing mikirin gimana, mendingan mas buat dulu DNS server di virtual ampe berhasil terus coba mas hapus file resolv.conf dan lihat asilnya bagaimana. Dengan begitu mas bisa menyimpulkan sendiri dan akan lebih paham nantinya.

Semoga Membantu
faqih   |203.190.247.xxx |2011-12-06 14:53:39
oke deh mas terimakasih banyak ya
catatan   |SAdministrator |2011-12-06 15:07:17
Sip sip
Rahmat  - -     |114.79.3.xxx |2012-01-04 20:44:36
mas sy kn coba tutorial ini terus saya praktekan..pd saat sy nslookup koq keluar error ** server can't find raluva.com SERVFAIL
catatan   |SAdministrator |2012-01-09 16:11:48
Halo Rahmat,
Bisa dilihat konfigurasinya seperti apa?
Rahmat  - -     |114.79.3.xxx |2012-01-05 08:02:25
mas sy kn coba tutorial ini terus saya praktekan..pd saat sy nslookup koq keluar error ** server can't find raluva.com SERVFAIL
catatan   |SAdministrator |2012-01-09 16:12:02
Sudah dijawab di atas
Write comment
Name:
Email:
 
Website:
Title:
UBBCode:
[b] [i] [u] [url] [quote] [code] [img] 
 
 
:angry::0:confused::cheer:B):evil::silly::dry::lol::kiss::D:pinch:
:(:shock::X:side::):P:unsure::woohoo::huh::whistle:;):s
:!::?::idea::arrow:
 
Please input the anti-spam code that you can read in the image.

3.26 Copyright (C) 2008 Compojoom.com / Copyright (C) 2007 Alain Georgette / Copyright (C) 2006 Frantisek Hliva. All rights reserved."

Terakhir Diperbaharui ( Rabu, 16 September 2009 10:05 )  

Tanggal dan Jam


Ulti Clocks content

Browse this website in:


Mutiara Hari Ini

Jika engkau perhatikan hikmah yang menakjubkan dari syariat agama islam ini, tidak ada untaian kalimat yang bisa menerangkannya dan tidak ada satu pun akal yang bisa mengusulkan sebuah syariat yang lebih sempurna darinya, maka cukuplah sebagai sebuah kesempurnaan akal kalau dia mengetahui keagungan dan keutamaannya. (Ibnul Qayyim)

Poling

Apakah artikel-artikel di situs ini bermanfaat untuk anda?

(249 votes)

8%
92%

Waktu Shalat