I. Pendahuluan
Pada umumnya, untuk membuat skrip atau pun file di linux, maka orang-orang menggunakan editor vi. Dan seringkali file atau pun skrip tersebut merupakan hal yang sangat penting dimana pembuatnya tidak mau file tersebut diketahui oleh orang lain. Ada berbagai macam cara agar file tersebut diproteksi, salah satu caranya adalah dengan memberikan proteksi password pada file tersebut. Dalam tutorial ini, akan dijelaskan tentang bagaimana caranya memberikan proteksi password pada editor vi.
II. Langkah-Langkah
Jika kita ingin membuat file baru pada editor vi dan mau langsung memberikan proteksi passwordnya, maka ketikkan perintah berikut:
# vi -x nama_file
Jika file tersebut mempunyai nama tes, maka perintah di atas menjadi:
# vi -x tes
Setelah itu, kita dihadapkan pada pertanyaan:
Enter encryption key:
Berikan password yang diinginkan dan setelah itu tekan enter, maka kita akan dihadapkan lagi dengan pertanyaan:
Enter same key again:
Tulis dengan password yang sama.
Setelah itu tulislah file atau skrip seperti biasa. Jika sudah selesai coba simpan file tersebut. Kemudian coba kembali file tersebut dengan perintah:
Setelah itu tulislah file atau skrip seperti biasa. Jika sudah selesai coba simpan file tersebut. Kemudian coba kembali file tersebut dengan perintah:
# vi tes
Maka kita diberikan pertanyaan dengan password. Jika kita tidak memberikan password yang benar, maka isi file tersebut akan dienkripsi dan kita tidak akan mendapatkan isi file tersebut. Begitu juga kalau kita sudah mempunyai file lama dan hendak di berikan password maka langkah-langkahnya sama seperti di atas.
Untuk mengembalikan agar file tersebut tanpa proteksi password, maka pada saat kita sudah berada dalam file tersebut, ketikkan perintah berikut:
Untuk mengembalikan agar file tersebut tanpa proteksi password, maka pada saat kita sudah berada dalam file tersebut, ketikkan perintah berikut:
:set key=
Maka file tersebut tidak diproteksi lagi dengan password.
III. Perhatian
1. Langkah-langkah diatas hanya berlaku bagi user dan tidak berlaku bagi root.
2. Ingat password yang sudah ditulis, sebab jika kita terlupa dengan password yang sudah ditulis, maka sampai saat ini penulis tidak mengetahui bagaimana caranya agar mengembalikan password tersebut. Bahkan jika kita sendiri sebagai root, maka file tersebut tetap akan dienkripsi sampai kita memasukkan password yang benar atas file tesebut. Maka dari itu, Ingat Password!!!
2. Ingat password yang sudah ditulis, sebab jika kita terlupa dengan password yang sudah ditulis, maka sampai saat ini penulis tidak mengetahui bagaimana caranya agar mengembalikan password tersebut. Bahkan jika kita sendiri sebagai root, maka file tersebut tetap akan dienkripsi sampai kita memasukkan password yang benar atas file tesebut. Maka dari itu, Ingat Password!!!
Referensi
http://linuxpoison.blogspot.com/16 Jumadal Tsani 1430 H
10 Juni 2009 M
| Comments |
|
Powered by !JoomlaComment 3.26














Dear Accank, Hal itu tergantung dari...
Dear Ronald, Terima kasih atas saran...
Untuk pengguna debian 6.0 (squeeze) d...
mas sy ingin bertanya,dari semua netw...
Dear Syukran, Mungkin hadits ini bis...